26 March 2026

Get In Touch

Libur Lebaran, Kunjungan Wisata di TNBTS Tembus 25 Ribu Lebih

Ilustrasi:kunjungan wisatawan di kawasan Taman Wisata Bromo Tengger Semeru (TNBTS). (foto:ist)
Ilustrasi:kunjungan wisatawan di kawasan Taman Wisata Bromo Tengger Semeru (TNBTS). (foto:ist)

MALANG (Lentera) - Kunjungan wisata di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) selama libur Lebaran 2026 menembus 25.588 orang, atau meningkat tajam 34,88 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

"Kunjungan wisata di kawasan TNBTS selama periode 21 hingga 24 Maret 2026 tercatat mencapai 25.588 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24.671 wisatawan memadati kawasan Bromo," ujar Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, dalam keterangan resminya, Kamis (26/3/2026).

Dirincinya, dari total keseluruhan kunjungan ke kawasan Bromo tersebut, terdiri dari 24.325 wisatawan nusantara dan 346 wisatawan mancanegara. 

Jika dibandingkan dengan libur Idul Fitri tahun 2025 yang mencatatkan 18.290 pengunjung, terjadi peningkatan sebesar 34,88 persen.

Meski mengalami peningkatan signifikan, Rudi memastikan jumlah kunjungan tersebut masih berada dalam batas aman. Berdasarkan kajian daya dukung, kapasitas maksimal efektif kawasan Bromo mencapai 11.042 orang per hari. Selama periode libur, jumlah kunjungan harian tidak melampaui angka tersebut.

Pada puncak kunjungan, yakni 24 Maret 2026, Rudi menyebutkan jumlah wisatawan mencapai 9.214 orang dalam sehari. Angka ini menjadi yang tertinggi selama periode libur, namun tetap berada di bawah ambang batas daya dukung kawasan.

Sementara itu, tren peningkatan juga terlihat secara bertahap. Pada 21 Maret 2026, jumlah pengunjung masih di angka 934 orang, kemudian melonjak drastis menjadi 5.710 orang pada 22 Maret, dan kembali meningkat menjadi 8.815 orang pada 23 Maret.

Jika dibandingkan dengan data tahun 2025, lonjakan tahun ini tergolong signifikan. Pada periode 2-5 April 2025, jumlah kunjungan harian berkisar antara 3.825 hingga 5.768 orang. Artinya, pada 2026 terjadi peningkatan hampir dua kali lipat pada hari-hari tertentu.

"Tak hanya kawasan Bromo, destinasi lain di dalam TNBTS juga mulai kembali diminati. Kawasan Ranu Regulo yang dibuka kembali pada 21 Maret 2026 mencatatkan total 917 kunjungan selama periode libur Lebaran," katanya.

Di sisi lain, tingginya mobilitas wisatawan berdampak pada kepadatan lalu lintas di sejumlah titik. Salah satu titik krusial adalah persimpangan Dingklik yang menjadi pertemuan arus kendaraan dari berbagai pintu masuk. Meski sempat padat, Rudi mengatakan kondisi lalu lintas dilaporkan tetap terkendali dan tidak menimbulkan kecelakaan.

"Kami juga melakukan penyaringan kendaraan, pengaturan jalur masuk berbasis booking online, hingga penempatan personel di titik rawan kemacetan," kata Rudi.

 

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.