23 March 2026

Get In Touch

Arteta Pilih Konsistensi di Bawah Mistar: Kepa Dipercaya Tampil di Final

Kiper Arsenal, Kepa Arrizabalaga. (dok. Instagram/arsenal)
Kiper Arsenal, Kepa Arrizabalaga. (dok. Instagram/arsenal)

JAKARTA (Lentera) - Kiper Kepa Arrizabalaga berpeluang besar tampil sebagai penjaga gawang utama Arsenal pada laga final Piala Liga Inggris melawan Manchester City yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu di Wembley.

Keputusan tersebut mengemuka setelah pelatih Arsenal, Mikel Arteta, disebut mempercayakan posisi di bawah mistar kepada Kepa, yang selama ini berstatus sebagai kiper kedua di belakang David Raya dalam kompetisi Liga Inggris dan Liga Champions.

Mengutip laporan The Athletic, sumber internal klub menyebut Arteta mempertimbangkan konsistensi penampilan Kepa sepanjang turnamen sebagai dasar utama penunjukan tersebut. Kiper berusia 31 tahun itu tercatat tampil di setiap putaran Piala Liga Inggris musim ini.

Dalam konferensi pers pada Jumat (20/3/2026) lalu, Arteta mengonfirmasi bahwa dirinya telah menentukan kiper yang akan diturunkan di final. Namun, ia belum mengungkapkan identitas pemain tersebut secara terbuka.

"Keputusan sudah dibuat," ujar Arteta singkat, tanpa memberikan rincian lebih lanjut, dikutip pada Minggu (22/3/2026).

Sepanjang musim ini, Kepa tidak hanya tampil di Piala Liga Inggris, tetapi juga dipercaya sebagai kiper utama dalam tiga pertandingan Piala FA Arsenal. Ia bahkan sempat mencatatkan satu penampilan di Liga Champions saat menghadapi Kairat Almaty pada Januari lalu.

Di kubu lawan, pelatih Pep Guardiola telah lebih dulu memastikan bahwa kiper kedua mereka, James Trafford, akan diturunkan sejak menit awal pada laga final. Sementara itu, kiper utama Gianluigi Donnarumma dipastikan tidak menjadi starter.

Meski Piala Liga Inggris kerap dipandang sebagai trofi dengan tingkat prestise paling rendah dibandingkan kompetisi lain yang diikuti Arsenal musim ini, partai final tetap memiliki arti penting bagi Arteta.

Pelatih asal Spanyol tersebut tengah berupaya mengakhiri puasa gelar Arsenal sejak terakhir kali menjuarai Piala FA 2020.

Selain itu, hasil pertandingan ini juga berpotensi memberikan dampak psikologis signifikan. Arsenal dan Manchester City saat ini masih terlibat persaingan ketat dalam perebutan gelar Liga Inggris, sehingga kemenangan di final dapat menjadi momentum penting bagi salah satu tim dalam sisa musim kompetisi.

Editor:Santi/Ant,ist

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.