23 March 2026

Get In Touch

Eks Direktur FBI Tutup Usia, Trump: Bagus, Saya Senang Dia Meninggal!

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

NEW YORK (Lentera) - Alih-alih mengirimkan karangan bunga atau menyampaikan pesan belasungkawa, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump justru menumpahkan sentimen pribadinya atas wafatnya mantan Direktur FBI, Robert Mueller. Mueller dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (21/3/2026) waktu setempat.

Melalui unggahannya di platform Truth Social, Trump memperlihatkan sikap yang terkesan dingin dan jauh dari nuansa simpati. Ia bahkan secara terbuka menyatakan rasa lega atas meninggalnya sosok yang sebelumnya pernah menempatkannya dalam sorotan melalui penyelidikan besar tersebut.

"Robert Mueller meninggal dunia. Bagus, saya senang dia meninggal," tulis Trump dengan nada provokatif dikutip Minggu (22/3/2026).

Tak berhenti di situ, Trump menambahkan bahwa kematian Mueller berarti berakhirnya ancaman bagi pihak-pihak yang dianggapnya tidak bersalah.

"Dia tidak bisa lagi menyakiti orang yang tak bersalah!" cetusnya.

Sikap bermusuhan ini bukanlah tanpa alasan. Nama Mueller menjadi 'momok' bagi Trump sejak investigasi campur tangan Rusia dalam Pemilihan Presiden AS 2016 mencuat. 

Kala itu, Mueller ditunjuk sebagai penasihat khusus oleh Departemen Kehakiman untuk menguliti dugaan kolusi antara tim kampanye Trump dan Kremlin.

Meski Mueller telah pensiun dari FBI pada 2013 setelah menjabat selama 12 tahun, ia dipanggil kembali untuk memimpin penyelidikan yang sempat mengguncang gedung putih tersebut.

Robert Mueller meninggal dunia pada usia 81 tahun. Berdasarkan laporan Reuters dan MS Now, tokoh kunci dalam sejarah intelijen AS ini memang telah lama berjuang melawan kondisi kesehatannya.

Meskipun penyebab resmi kematiannya belum dirilis secara mendetail, New York Times mencatat bahwa Mueller sempat didiagnosis mengidap penyakit Parkinson pada tahun lalu.

Sosok Berintegritas di Mata Rekan Kerja

Berbeda terbalik dengan serangan verbal Trump, kolega Mueller di firma hukum WilmerHale—tempat terakhirnya mengabdi hingga pensiun pada 2021—mengenang sang mantan Direktur FBI sebagai sosok teladan.

"Bob (Robert Mueller) adalah pemimpin yang luar biasa, pelayan publik yang tulus, dan sosok dengan integritas luar biasa," tulis pernyataan resmi dari WilmerHale.

Mueller meninggalkan warisan panjang di dunia penegakan hukum AS, termasuk perannya menavigasi FBI pasca-serangan 11 September, sebelum akhirnya namanya terseret dalam pusaran polarisasi politik di era kepemimpinan Trump.

Editor:Widyawati/nyt,ist

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.