JAKARTA (Lentera)- Indonesia AirAsia tengah melakukan penyesuaian operasional sementara selama periode Lebaran, seiring dengan adanya kebutuhan perawatan teknis tidak terjadwal pada beberapa armada.
Imbasnya, sejumlah penerbangan, termasuk keterlambatan dan pembatalan, sebagai langkah untuk memastikan seluruh operasional tetap memenuhi standar keselamatan yang berlaku.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Capt. Achmad Sadikin, menyampaikan permohonan maaf akibat gangguan yang terjadi di tengah periode mudik yang penting bagi masyarakat.
“Kami memahami pentingnya momen mudik bagi masyarakat. Namun, keselamatan tidak dapat ditawar, dan setiap langkah yang kami ambil bertujuan untuk memastikan seluruh penerbangan beroperasi secara aman,” ujar Capt. Achmad Sadikin, Minggu (22/3/2026).
Perusahaan dengan kode saham CMPP tersebut menerapkan Service Recovery Options (SRO) sebagai bentuk tanggung jawab bagi seluruh penumpang terdampak..Pertama, perubahan jadwal tanpa biaya (free reschedule) dalam periode 30 hari.
Kemudian, pemberian credit account melalui AirAsia MOVE yang dapat digunakan untuk transaksi selanjutnya. Bisa juga, pengembalian dana secara penuh (full refund).
Selain itu, Indonesia AirAsia juga mengimbau kepada seluruh penumpang untuk secara berkala memeriksa status penerbangan melalui situs resmi airasia.com maupun aplikasi AirAsia MOVE.
AirAsia juga mengimbau calon penumpang untuk tiba lebih awal di bandara, yaitu minimal 3 (tiga) jam sebelum waktu keberangkatan, guna memastikan kelancaran proses perjalanan selama periode puncak Lebaran.
Editor:Widyawati/rls



.jpg)
