PALANGKA RAYA (Lentera) - Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mengatakan keseimbangan antara usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan pokok pikiran (pokir), sangat penting bagi DPRD dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.
Menurutnya Musrenbang merupakan forum penting untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah pembangunan daerah. “Kami mendukung dilaksanakannya Musrenbang RKPD Kota Palangka Raya tahun 2027 karena bertujuan merencanakan pembangunan daerah mulai dari kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota,” papar Subandi, Sabtu (14/3/2026).
Melalui Musrenbang, DPRD dapat menyampaikan pokok-pokok pikiran yang merupakan hasil reses dan penyerapan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing anggota dewan.
Subandi melanjutkan, sebagian besar usulan yang masuk dalam perencanaan pembangunan masih didominasi sektor infrastruktur.
Usulan ini berasal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui anggota DPRD maupun melalui forum Musrenbang.
“Kami berharap, pokir DPRD yang telah disampaikan bisa diakomodasi pada perencanaan tahun 2027 sehingga usulan dari Musrenbang dan aspirasi melalui DPRD dapat berjalan seimbang,” tuturnya.
Ia menambahkan, berdasarkan input ke Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) ada sekitar 400 lebih usulan. Sebagian besar adalah infrastruktur seperti peningkatan jalan, pembenahan drainase, dan kegiatan infrastruktur lainnya.
Subandi berpendapat, berbagai usulan tersebut juga sejalan dengan tema pembangunan Kota Palangka Raya yang menitikberatkan pada penguatan sektor ekonomi dan pembangunan infrastruktur.
“Kita berharap berbagai program pembangunan dapat direalisasikan di 2027 mendatang dan aspirasi masyarakat dapat diwujudkan secara bertahap lewat pembangunan daerah,” tutupnya. (*)
Reporter : Novita
Ediitor : Lutfiyu Handi




.jpg)
