14 March 2026

Get In Touch

Trump Iming-Iming Hadiah Rp169,9 Miliar untuk Informasi Keberadaan Pemimpin Iran

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

SURABAYA (Lentera) - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menggelar sayembara terkait informasi keberadaan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei dengan iming-iming hadiah  US$10 juta atau setara Rp 169,6 miliar (kurs Rp 16.960/US$).

Sayembara itu dibungkus dalam program yang disebut dengan istilah Rewards for Justice. Program itu diumumkan oleh Departemen Luar Negeri AS untuk memperoleh informasi lebih banyak terhadap para pemimpin Iran yang baru.

"Termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei dan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, Ali Larijani," sebagaimana dikutip dari laporan Aljazeera, Sabtu (14/3/2026).

Departemen Luar Negeri AS pum menetapkan imbalan hingga senilai US$10 juta bagi yang dapat memenuhi permintaan informasi tentang Mojtaba dan para pemimpin Iran lainnya.

Dalam postur yang beredar, juga disebutkan bahwa informasi tersebut ialah yang dapat membuat seseorang memenuhi syarat untuk mendapatkan "relokasi".

"Individu-individu ini memimpin dan mengarahkan berbagai elemen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), yang merencanakan, mengorganisasi, dan melancarkan aksi terorisme di seluruh dunia," demikian bunyi poster tersebut.

Mojtaba Khamenei terpilih sebagai Pemimpin Agung yang baru guna mengisi kekosongan kekuasaan setelah wafatnya sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan udara Amerika Serikat.

Penunjukan sosok berusia 56 tahun ini langsung memicu guncangan hebat di pasar global. Harga minyak mentah dunia dilaporkan meroket hingga melampaui level US$ 120 per barel pada Senin, yang merupakan angka tertinggi sejak tahun 2022.

Melansir cnbcindonesia, Sayembara model serupa juga pernah AS keluarkan untuk menggali informasi musuh-musuh politiknya di berbagai negara. Misalnya, pada 2025 AS menjanjikan US$ 10 bagi yang mampu memberi informasi terkait para pemimpin Taliban di Afghanistan, seperti Sirajuddin Haqqani.

Lalu, nilai hadiah serupa juga pernah ditawarkan bagi siapa saja yang memberikan informasi terkait pimpinan al-Shabab di Somalia pada 2022 silam. (*)


Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.