JOMBANG (Lentera) -Sebanyak 3.300 santri Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Jombang, mudik bareng, untuk libur Idul Fitri 2026, Rabu (11/3/2026).
Ribuan santri ini diantarkan menuju daerah tempat tinggal masing-masing menggunakan 78 bus yang disiapkan pihak pengasuh pondok pesantren.
Sebanyak 78 unit bus menuju ke berbagai daerah di Pulau Jawa, Sumatra hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).
Rombongan bus yang membawa para santri diberangkatkan dari area parkir makam mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di kompleks pesantren PP Tebuireng.
Para pengurus pondok, termasuk pengasuh PP Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dan KH Fahmi Amrullah Hadzik, turut melepas keberangkatan ribuan santri.
Pengasuh pesantren Gus Kikin menjelaskan, jumlah santri Tebuireng yang mudik bareng mencapai 3.300 orang dari total 9.000 santri yang ada di pesantren.
Mereka akan kembali ke pesantren pada 4 April 2026 setelah menikmati liburan selama tiga minggu.
Menurutnya libur kali ini memberikan kesempatan bagi santri untuk menjaga hubungan dengan keluarga sekaligus menerapkan nilai-nilai yang diajarkan di pesantren.
"Pesan-pesan seperti itu sudah kita sampaikan kepada santri yang pulang kampung," katanya
Gus Kikin juga berharap para santri dapat menjaga tata krama dan adab selama liburan dan dapat menerapkannya di lingkungan masyarakat.
Haidar, salah satu santri menyatakan kegembiraannya atas libur panjang ini. Dia merasa sangat senang dapat pulang ke kampung halaman untuk bertemu keluarga setelah beberapa bulan jauh dari mereka.
"Tanggal empat April Kembali ke pesantren. Libur selama tiga minggu," ujar santri asal Bojonegoro yang bersekolah di SMP A Wahid Hasyim Tebuireng ini.
Reporter: Sutono Abdillah|Editor: Arifin BH




.jpg)
