03 March 2026

Get In Touch

Sebelum Wafat, Try Sutrisno Kerap Laporkan Hal-hal Penting ke Presiden Prabowo

Obituari Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 RI yang meninggal pada Senin (2/3/2026) (Setjen MPR)
Obituari Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 RI yang meninggal pada Senin (2/3/2026) (Setjen MPR)

JAKARTA (Lentera) -Mendiang Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno disebut kerap melaporkan hal penting kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum dia meninggal dunia pada Senin (2/3/2026).

Hal tersebut disampaikan oleh Mantan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), Wiranto, usai melayat ke rumah duka Try Sutrisno di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat.

“Saya selalu komunikasi dengan beliau. Hal-hal yang kira-kira menyangkut masalah-masalah kenegaraan, beliau selalu memberikan nasihat kepada saya,” ujar Wiranto.

“Saat ini saya masih menjadi penasihat presiden khusus presiden bidang politik dan keamanan. Selalu beliau mengontak saya. Untuk hal-hal yang prinsip ya. Yang beliau anggap sebagai hal-hal yang perlu dilaporkan kepada Presiden,” jelas dia.

Sementara itu, Wiranto mengenang Try Sutrisno sebagai sosok yang sederhana dan patuh terhadap konstitusi.

Try Sutrisno, kenang Wiranto, juga merupakan sosok yang selalu mendahulukan kepentingan rakyat, ketimbang pribadinya.

"Kesederhanaannya, kepatuhan terhadap konstitusi, perjuangan yang selalu membela kebenaran dan berkiblat kepada sesuatu yang menjadi keyakinan beliau," ujar Wiranto.

"Bahwa sebagai Wakil Presiden waktu itu, selalu mementingkan kepentingan rakyat daripada kepentingan pribadi dan golongan," sambungnya.

Menurut Wiranto, Try Sutrisno juga merupakan figur yang selalu memikirkan langkah terbaik untuk masyarakat saat menjalankan tugas negaranya.

"Dan saya kira, itu satu sikap yang memang harus kita teladani. Sikap yang perlu dicontoh bagi, baik sebagai prajurit maupun bagi teman-teman yang saat ini duduk ya di dalam jabatan-jabatan kenegaraan," kata Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan itu.

Untuk diketahui, Try Sutrisno meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto pada Senin pagi. Jenazah Try kini berada di rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta, untuk disemayamkan.

Pihak keluarga menyebutkan bahwa Try Sutrisno tidak memiliki riwayat penyakit tertentu yang menyebabkan Try meninggal dunia pada Senin (2/3/2/2026).

Anak Try, Taufik Dwi Cahyono, menyebutkan bahwa kondisi kesehatan sang ayah menurun karena faktor usia Try yang sudah menginjak 90 tahun.

"Bapak sih karena memang sudah usia, semuanya kan menurun, umur segitu, enggak ada yang spesial sakit khusus ya karena memang sudah usia ya, menurun dari kemampuan napasnya, atau semacamnya," kata Taufik di RSPAD Gatot Soebroto, Senin, dikutip dari Kompas TV.

Taufik menuturkan, sebelum wafat, Try telah dirawat di RSPAD sejak tanggal 16 Februari 2026 lalu karena sempat tidak punya selera untuk makan.

"(Dirawat sejak) 16 Februari. Jadi cuma tiba-tiba selera makan turun, dibawa ke sini, naik turun lah, dikasih obat, dikasih makan," kata Taufik.

Taufik menuturkan, tim dokter RSPAD dan kepresidenan sudah mengupayakan pengobatan terbaik kepada Try (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.