SRABAYA (Lentera) -MUNIO, forum komunikasi khasnya Stikosa-Aws berlangsung di Pendopo Kampus Nginden Intan Timur Surabaya, Rabu sore (25/2/2026) dengan tema “Puasa Digital”
Acara tersebut merespon peristiwa dalam dunia pendidikan yang terjadi akhir-akhir ini.
Munio mendiskusikannya dengan tokoh tokoh komunikasi Surabaya tentang apa dan bagaimana yang bisa diperbuat untuk memperbaiki minimal menguranginya.
Acara yang dipandu oleh Hari Widodo, mahasiswa RPL IlmuKomunikasi Stikosa, menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain, Ketua Stikosa AWS, Jokhanan Kristiyono, dosen mata kuliah Riset k\Komunikasi, Suprihatin, M. Med. Kom. dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Lia Istifhama.
Dalam sesi pertama diskusi dua mahasiswa yang hadir megaku secara jujur bahwa dirinya tidak bisa lepas dari Smartphone alias HP.
Mereka mengaku, dalam kehidupan sehari-hari memperbarui aktivitas media sosial. Sehingga selalu berdampingan dengan HP.
“Berhenti bermedsos kalau lagi tidur,” ujarnya jujur.
Seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur mengaku bingung menghadapi medsos lantaran banyaknya sumber informasi.
“Saya ingin melanjutkan kuliah, sebaiknya harus bagaimana?”
Lia Istifhama atau biasa disapa Ning Lia meangku bangga bisa hadir di acara Munio.
Menurutnya, agenda Munio merupakan kekuatan penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.
Pola kaderisasi yang melibatkan alumni sebagai pengajar muda hingga dosen dinilai mampu memperkuat budaya akademik sekaligus melatih kepemimpinan sejak dini.
Munio! merupakan acara reguler Stikosa AWS sejak Oktober 2024 selalu mendapat respon positif dari banyak kalangan.
Narasumber dan peserta diskusi saling bertukar pandangan, menjadikan acara ini sebagai ruang publik untuk berbicara bebas dan terbuka.
Acara ini juga diproduksi dalam bentuk program TV, "Munio On Screen," yang dapat diakses di kanal YouTube Munio TV (*)
Penulis: Arifin BH




.jpg)
