SURABAYA (Lentera)- DPRD Kota Surabaya menggelar penghormatan terakhir sekaligus pelepasan jenazah untuk mendiang Kepala DPRD Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono atau akrab disapa Awi, sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Surabaya, Kamis (12/2/2026).
Berdasarkan pantauan Lentera di lokasi, sejumlah anggota DPRD Surabaya hadir kompak mengenakan pakaian serba hitam.
Jenazah mediang Adi Sutarwijono datang ke lokasi DPRD sekitar pukul 13.30 WIB.
Prosesi pelepasan jenazah di mulai dengan membacakan riwayat hidup Adi Sutarwijono yang dibacakan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan Wakil Ketua DPRD Surabaya Bahtiyar Rifa'i.
Dalam sambutannya, Bahtiyar mewakili pimpinan dan anggota DPRD Surabaya mengucapkan turut berduka cita dan berbelasungkawa atas kepulangan Adi Sutarwijono.
Menurutnya, Awi merupakan sosok yang berintegritas tinggi dan luar biasa dalam memimpin DPRD.
"Saya bersaksi beliau orang bertanggung jawab. Ketika dalam kondisi sakit pun beliau masih hadir di gedung ini memimpin rapat dan masih hadir dalam undangan partainya di Jakata. Ini merupakan bentuk ranggung jawab beliau," kata Bahtiyar, Kamis (12/2/2026)
Selain itu, Bahtiyar juga mengucapkan bela sungkawa kepada kelurga yang ditinggalkan.
"Dengan penuh hormat, kami melpas jenazah bapak untuk dimakamkan di tempat peristirahatan terakhir di TPU Keputih. Selamat jalan rekan, sahabat, dan pimpjnan kami. Tugasmu di dunia sudah selesai, beristirahatlah dengan damai yang abadi. Insyaallah surga menantimu," tutur Bahtiyar.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, seluruh jajaran Pemkot Surabaya dan warga Kota Surabaya mengucapkan terima kasih kepada keluarga karena semasa hidup pimpinan DPRD telah memimpin dengan hati.
"Ini mengajarkan kita semua bagiamana jiwa merangkul, jiwa menyatukan kepentingan masyarakat Kota Surabaya," ujarnya.
Ia mewakili keluarga Pemkot Surabaya dan seluruh warga Kota Surabaya mendoakan karena tidak ada yang dibawa kecuali amal kebaikan.
"Kami juga menyampaikan mohon maaf jikalau beliau hidup ada salah khilaf dimaafkan untuk jalan menuju surga," ujarnya.
Ia mengatakan, pelepasan pemakaman menjadi saksi kalau Pimpinan DPRD Surabaya ini merupakan orang yang baik.
"Selamat jalan sahabat, selamat jalan guruku semoga kita semua doakan beliaunya dan kuatkan keluarga ditinggalkan," tutupnya.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH





.jpg)
