04 February 2026

Get In Touch

MPW PKS Jawa Timur Gelar Penguatan Ideologi Partai Jawab Dinamika Politik 

Sosialisasi Konsepsi Dasar Partai (SKDP) bagi pimpinan, kader dan anggota DPRD Fraksi PKS Jatim di di Hotel Prime Biz Surabaya.
Sosialisasi Konsepsi Dasar Partai (SKDP) bagi pimpinan, kader dan anggota DPRD Fraksi PKS Jatim di di Hotel Prime Biz Surabaya.

SURABAYA (Lentera) - Guna menjawab dinamika politik lokal dan global termasuk perdebatan sistem pilkada, Board of Peace Palestina dan implementasi program Pemerintah, Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Timur melakukan penguatan landasan moral, konsepsional, dan ideologis untuk menjaga soliditas dan arah perjuangan Organisasi.

Penguatan tersebut  dilakukan melalui Sosialisasi Konsepsi Dasar Partai (SKDP) bagi pimpinan, kader dan anggota DPRD Fraksi PKS Jatim.  "Diharapkan, peserta SDKP khusususnya pejabat struktur dan Anggota Dewan PKS semakin matang merespon isu publik berbasis kepatuhan terhadap Konsepsi Dasar Partai," ujar Ketua MPW PKS Jatim, Ahmadi, dalam keterangannya Senin (2/2/2026).

Kegiatan yang diadakan di Hotel Prime Biz Surabaya diikuti 135 orang ini,  membedah AD/ART, Falsafah Dasar dan Paradigma Perjuangan PKS, Garis Besar Kebijakan Partai, Pengarus Utamaan Keluarga, Wanantara, dan  Platform PKS dalam Pembangunan Indonesia. Narsumber SKDP berasal dari Majelis Pertimbangan Partai (MPP) diantaranya Sekretaris MPP, Ir. Baran Wirawan; Komisi SDM, Organisasi dan Kewilayahan MPP, Dr Diah Nurwitasari; Komisi Pembangunan dan Ketahanan Keluarga MPP, Sri Rahayu . 

Baran Wirawan berharap melalui kegiatan SKDP, kader, anggota dewan dan  pengurus Partai semakin aware terhadap perubahan lingkungan strategis, baik lokal, nasional, maupun global agar langkah strategis perjuangan tepat sasaran sesuai Visi Misi, dan Tujuan. 

"Implementasi kepatuhan terhadap AD/ART, Falsafah Dasar dan Paradigma Perjuangan PKS, dan Garis Besar Kebijakan Partai  menjadi alat analisa kebijakan para pejabat publik  menjawab pertanyaan dan situasi mutakhir,  termasuk isu Board of Peace, sistem pilkada maupun posisi PKS sebagai Partai koalisi Pemerintah dalam konteks  kolaborasi dan kontribusi.  ujar Baran Wirawan.

Sementara itu, sekretaris MPW PKS Jawa Timur, Achmad Zakaria menambahkan partai tidak boleh hanya sibuk dengan hitung-hitungan elektoral, tetapi harus menyiapkan kader yang matang secara ideologis menuju  Indonesia Adil, Sejahtera dan Bermartabat. "Insya Allah akan diadakan SDKP serupa sampai ke tingkat daerah, juga untuk bakal caleg, untuk kader perempuan dan Gen Z,"  ujar Zakaria. (*)

 

 

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.