BLITAR (Lentera) - Tiga pelajar SMP di Kabupaten Blitar meninggal dunia, setelah mengalami kecelakaan tunggal di Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, saat boncengan bertiga dan menabrak pohon di tepi jalan, Sabtu (31/1/2026).
Disampaikan Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Galih Yasir Mubaroq kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, Sabtu (31/1/2026), saat ketiganya boncengan menumpak sepeda motor Honda Revo nopol AG 3483 PAR.
"Mereka boncengan bertiga, mennggunakan sepeda motor dari arah selatan ke utara," ujar AKP Galih dikonfirmasi wartawan, Minggu (1/2/2026).
Diduga lanjutnya, mereka mengebut dan kehilangan kontrol, sepeda motor yang ditumpangi turun dari aspal hingga menabrak pohon di sisi sebelah kiri di Desa Sawentar. Kejadian ini murni kecelakaan tunggal, tidak melibatkan kendaraan lain.
"Akibat kejadian ini, ketiganya meninggal dunia. Setelah mendapat perawatan di rumah sakit," lanjutnya.
Ketiga korban masing-masing berinisial MRI (pengemudi sepeda motor), YGP yang dibonceng ditengah dan IQ dibonceng paling belakang.
"Dua korban mengalami luka parah di kepala, sedangkan korban ketiga yang dibonceng paling belakang meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit,"paparnya.
Dari informasi yang dihimpun, ketiga korban merupakan warga Kecamatan Garum, yang boncengan bertiga setelah dari Alun-alun Kantor Bupati Blitar di Kanigoro.
Ditambahkan AKP Galih, kini pihaknya sedang mengumpulkan keterangan saksi setelah melakukan olah TKP di lokasi kejadian kecelakaan. Untuk mengetahui dengan pasti penyebab kecelakaan, yang menewaskan tiga pelajar tersebut.
"Kami terus mengimbau, agar orang tua mengawasi putranya ketika akan menggunakan kendaraan bermotor. Dengan tetap mematahui aturan berlalu lintas, diantaranya menggunakan helm dan tidak berboncengan tiga," imbaunya.
Karena kecelakaan dalam berlalu lintas akibat tidak mematuhi aturan, dapat membahayakan pengguna jalan lain pungkasnya.
Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra




.jpg)
