04 February 2026

Get In Touch

Anggota DPRD Dukung Peran Puskesmas Pembantu Mendawai Berikan Edukasi Pencegahan DBD

PALANGKA RAYA (Lentera) – Kawasan Mendawai, Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya, hampir setiap tahun masuk kategori zona merah DBD, karena itu upaya pencegahan yang berkelanjutan terus dilakukan untuk menekan risiko penularan Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah berisiko tinggi.

Terkait hal ini, Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Erlan Audri, turun langsung ke lapangan untuk meninjau dan berdialog langsung dengan masyarakat. 

"Saya juga menyampaikan dukungan kepada para petugas kesehatan dari Puskesmas Pembantu Mendawai, yang secara rutin menyampaikan penyuluhan kepada warga tentang pencegahan DBD," papar Erlan, Jumat (30/1/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Pembantu Mendawai, yang berperan sebagai ujung tombak dalam menyebarkan informasi terkait penyakit DBD. 

Dengan memberikan edukasi dan penyuluhan rutin kepada warga setempat, diharapkan bisa meningkatkan kesadaran warga akan bahaya DBD serta memberikan pemahaman tentang cara-cara efektif untuk mencegah penularan penyakit tersebut.

Berdasarkan informasi dari Dinkes Kota Palangka Raya, diketahui ada tiga orang warga Mendawai yang telah selesai menjalani perawatan di RSUD setempat. 

Sementara itu, satu orang dinyatakan positif terinfeksi virus DBD, sedangkan empat orang lainnya masih dalam masa pengawasan dan perawatan di fasilitas kesehatan.

"Kondisi ini menunjukkan jika kawasan Mendawai memiliki risiko tinggi penularan penyakit dan membutuhkan perhatian khusus," ucapnya.

Erlan menyampaikan pesan kepada masyarakat di kawasan Mendawai untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat dianjurkan untuk selalu membersihkan sekitar tempat tinggal agar tidak menjadi sarang nyamuk pembawa virus DBD.

Dengan memberantas sarang nyamuk, merupakan langkah krusial untuk menghilangkan tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Ia berharap, dengan diberikannya edukasi dan penyuluhan yang berkelanjutan, kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan secara mandiri. 

"Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dan melalui upaya pencegahan, diharapkan jumlah kasus DBD di zona merah Mendawai dapat turun secara signifikan," pungkasnya.

Reporter: Novita|Efitor: Arifin BH

Puskesmas Pembantu Mendawai ujung tombak dalam penyuluhan pencegahan DBD
Puskesmas Pembantu Mendawai ujung tombak dalam penyuluhan pencegahan DBD

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.