04 February 2026

Get In Touch

Temuan MBG Tak Layak Konsumsi di Jombang, Komisi E DPRD Jatim: Maksimalkan Pengawasan

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Suwandy Firdaus
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Suwandy Firdaus

SURABAYA (Lentera) -Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Suwandy Firdaus, menyoroti temuan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak layak konsumsi di Kabupaten Jombang.

Ia meminta agar pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut dilakukan secara maksimal.

“Kalau pihak sekolah menemukan ketidakberesan misalnya tidak layak dikonsumsi, maka harus dikembalikan,” ungkap Suwandy Firdaus, Jumat (23/1/2026).

Suwandy juga mengingatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar bertanggung jawab penuh dalam penyediaan MBG. Menurutnya, kualitas makanan harus menjadi prioritas utama dibandingkan kepentingan bisnis.

“SPPG jangan orientasi bisnis saja. Pentingkan kualitas menu yang layak untuk konsumsi bagi MBG. Mereka harus bertanggung jawab untuk hal itu,” tegas politisi Partai NasDem tersebut.

Program MBG di Jombang sebelumnya kembali dikeluhkan setelah SMP Negeri 2 Kesamben memutuskan mengembalikan menu MBG kepada penyedia pada Senin (19/1). Keputusan itu diambil pihak sekolah untuk menjaga keamanan dan kesehatan para siswa.

Menu MBG yang disiapkan terdiri dari nasi, oseng pokcoy, tahu bulat, ayam laos, dan buah melon. Namun, dari seluruh menu tersebut, lauk ayam dinilai bermasalah karena mengeluarkan bau tidak sedap.

Mengetahui kondisi tersebut, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyedia. Pihak SPPG kemudian menarik kembali seluruh makanan dan menyatakan akan menggantinya.

Reporter: Pradhita|Edito: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.