12 January 2026

Get In Touch

Polisi Gagalkan Pengiriman 122 Kg Sabu dari Aceh ke Jakarta

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama jajarannya saat menggelar konferensi pers di Polres Lampung Selatan, Senin (12/1/2026). (Antara)
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama jajarannya saat menggelar konferensi pers di Polres Lampung Selatan, Senin (12/1/2026). (Antara)

SURABAYA (Lentera) - Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, membeberkan Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan berhasil menggagalkan percobaan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 122,515 kilogram asal Aceh di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, yang akan dikirimkan ke Jakarta.

Dalam pengungkapan ratusan kilogram narkoba tersebut, pihaknya berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku berinisial WS (30), R (44), dan S (43) warga Aceh.

“Anggota Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan telah melakukan penangkapan dan penyitaan narkotika jenis sabu seberat 122,515 kg di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni pada pada Sabtu tanggal 27 Desember 2025 sekitar pukul 21.00 WIB,” katanya dalam konferensi pers melansir antara Senin (12/1/2026).

Dia mengungkapkan para pelaku menggunakan modus operandi berupa menyembunyikan di dalam tumpukan muatan jengkol untuk mengelabui petugas.

“Ratusan kilogram sabu ini dibawa menggunakan truk dengan modus disembunyikan di dalam tumpukan muatan jengkol dari Aceh menuju Pasar Kramat Jati, Jakarta,” ujarnya.

Menurutnya, nilai ekonomi dari barang haram yang berhasil disita tersebut, pihaknya memperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

“Yang apabila diasumsikan dengan nilai ekonomis per satu gram senilai Rp1.000.000 rupiah, maka dari 122,515 kilogram sabu adalah Rp122 miliar,” ujar dia.

Ia menjelaskan, dari pengungkapan kasus tersebut, aparat kepolisian memperkirakan hampir satu juta jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Apabila diasumsikan, satu gram dikonsumsi lima orang maka dengan seberat 122,515 kilogram sabu tersebut jiwa yang berhasil diselamatkan adalah 612,575 orang,” ucap Kapolda Lampung. (*)


Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.