JAKARTA (Lentera) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur memastikan bakal membawa sejumlah isu strategis untuk dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan yang diikuti oleh seluruh fraksi PDI Perjuangan DPRD kabupaten dan kota se-Indonesia. Sejumlah isu strategis tersebut mulai dari pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan lingkungan hidup.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengatakan Rakernas menjadi forum penting bagi partai untuk menyatukan langkah, memperkuat konsolidasi, serta merumuskan strategi perjuangan politik yang berpihak kepada rakyat, khususnya dalam menyongsong agenda politik ke depan.
“DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mendiskusikan sejumlah isu strategis dalam Rakernas. Fokus kami adalah persoalan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, serta isu lingkungan dan alam yang menjadi perhatian serius di daerah,” ungkap Deni, Sabtu (10/01/2026).
Menurut Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut, Rakernas diikuti oleh seluruh fraksi PDI Perjuangan DPRD kabupaten dan kota se-Indonesia. Forum tersebut tidak hanya membahas agenda kerja partai, tetapi juga menjadi sarana untuk memastikan seluruh kader dan struktur partai memahami dan menjalankan arahan Ketua Umum secara disiplin dan terkoordinasi.
“Kami menekankan agar seluruh kader dan struktur benar-benar mendengarkan, menyimak, dan mencatat setiap arahan Ketua Umum, terutama sejak awal tahun politik menuju 2029. Semua harus bergerak dalam satu komando,” tegasnya.
Deni menjelaskan, pembahasan isu-isu tersebut akan disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing wilayah. Jawa Timur, sebagai salah satu provinsi dengan jumlah penduduk besar dan dinamika sosial yang kompleks, memiliki tantangan tersendiri yang membutuhkan kebijakan berpihak dan kerja politik yang konsisten.
“Isu kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan adalah persoalan mendasar yang harus terus diperjuangkan di daerah. Selain itu, kami juga memberi perhatian serius pada isu lingkungan hidup,” katanya.
Terkait isu lingkungan, Deni menegaskan bahwa DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong kader dan fraksi di seluruh daerah agar aktif melakukan pengawasan terhadap kebijakan dan aktivitas yang berpotensi merusak alam. Menurutnya, upaya menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian penting dari pencegahan bencana.
“Kejadian bencana yang terjadi di beberapa wilayah lain, seperti di Sumatera, tidak boleh terjadi di Jawa Timur. Karena itu, kader PDI Perjuangan di Jawa Timur harus fokus menjaga alam dan lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan lingkungan yang dilakukan secara intensif diharapkan mampu menjadi kekuatan Jawa Timur dalam meminimalkan risiko bencana alam.
“Kami melakukan pengawasan yang intensif agar alam di Jawa Timur tetap terjaga. Itu menjadi salah satu ikhtiar agar Jawa Timur tidak mengalami bencana besar. Ini yang terus kami perjuangkan,” kata Deni.
Dalam kesempatan tersebut, Deni juga menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan. Ia berharap partai berlambang banteng moncong putih itu semakin solid dan konsisten bergerak bersama rakyat.
“Dirgahayu PDI Perjuangan ke-53. Semoga PDI Perjuangan semakin solid, semakin kuat, dan terus bergerak bersama rakyat. Di usia yang ke-53 ini, PDI Perjuangan harus semakin jaya dan semakin dekat dengan rakyat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Pradhita
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
