12 January 2026

Get In Touch

Sebanyak 304.926 Wisman Masuk Jatim pada Januari-November 2025 

Wisatawan di Jatim.
Wisatawan di Jatim.

SURABAYA (Lentera) - Jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) selama Januari hingga November 2025 kemarin mencapai 304.926 orang. Angka tersebut meningkat 0,71 persen dibandingkan kunjungan wisman 2024 pada periode waktu yang sama tahun sebelumnya yaitu sebanyak 302.780 kunjungan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur jumlah wisman pada November 2025 sebanyak 21.629 orang. Sedangkan pada Oktober 2025 sebanyak 29.534 wisatawan. Wisman tersebut masuk melalui Bandara Juanda.  

Dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2024, jumlah wisman yang datang ke Jawa Timur mengalami peningkatan sebesar 3,89 persen atau 809 kunjungan dengan jumlah wisman pada November 2024 sebanyak 20.820 kunjungan.

"Kunjungan ini di antaranya ditopang oleh beberapa event yang digelar di Jatim pada November 2025," kata Kepala BPS Jatim Zulkipli dalam konferensi pers di Surabaya, Senin (5/1/2026).

Zulkipli mengatakan pada periode November 2025 jumlah kunjungan wisman terbesar merupakan warga negara berkebangsaan Malaysia sebanyak 5.357 kunjungan dengan peranan sebesar 24,77 persen terhadap total wisman yang masuk melalui pintu Juanda.

Disusul dari warga negara kebangsaan Tiongkok sebanyak 5.355 kunjungan, wisman warga negara berkebangsaan Singapura sebanyak 2.626 kunjungan serta warga negara berkebangsaan Jepang yang meningkat terbesar dibandingkan Oktober 2025 yaitu sebesar 25,98 persen atau meningkat sebanyak 86 kunjungan.

Sementara perkembangan jumlah perjalanan wisatawan nusantara baik masuk maupun keluar Jawa Timur pada periode Januari-November 2025 turun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yakni jumlah perjalanan wisnus tujuan Jawa Timur mencapai 197,48 juta perjalanan sedangkan perjalanan wisatawan nusantara asal Jawa Timur mencapai 185, 25 juta perjalanan.

Berdasarkan provinsi asal, jumlah perjalanan wisnus dari Jawa Timur pada November 2025 tercatat sebanyak 15,72 juta perjalanan yang turun 2,20 persen dibandingkan Oktober 2025.

Melansir antara Zulkipli menjelaskan beberapa event yang diselenggarakan di Jatim pada November 2025 mampu menarik kunjungan wisatawan di antaranya pelaksanaan Mojo Fest 2025 dan Travel Gathering ASIDEWI di Kabupaten Mojokerto.

Kemudian juga terselenggaranya Asian Science & Mathematics Olympiad for Primary and Secondary Schools (ASMOPSS) 2025 di Bojonegoro yang merupakan sebuah ajang internasional yang diikuti delegasi dari enam negara.

Selanjutnya untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Jawa Timur pada November 2025 tercatat sebesar 52,82 persen atau meningkat 0,19 poin dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat sebesar 52,63 persen lantaran adanya peningkatan TPK pada kelas hotel bintang 4 dan 5.

Kelas hotel bintang yang mengalami peningkatan yaitu bintang 4 sebesar 1,34 poin dan bintang 5 sebesar 0,36 poin sedangkan TPK hotel non bintang pada November 2025 sebesar 22,06 persen atau naik 0,07 poin dibandingkan Oktober 2025 yang sebesar 21,99 persen.

TPK hotel bintang dan non bintang dari 38 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur pada November 2025 secara umum dapat menjelaskan bahwa terdapat tiga Kabupaten/Kota dengan TPK hotel bintang tertinggi yaitu Kota Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik masing-masing sebesar 70,86 persen; 66,85 persen; serta 66,19 persen.

Sedangkan di posisi sebaliknya Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Tuban menjadi tiga kabupaten dengan nilai TPK hotel bintang terendah di Jawa Timur pada November 2025 yaitu 15,06 persen, 17,99 persen, dan 29,76 persen.

TPK hotel yang tinggi di suatu Kabupaten/Kota dipengaruhi oleh beberapa faktor utama antara lain letak strategis hotel yang dekat dengan pusat bisnis, destinasi wisata, atau fasilitas transportasi seperti bandara dan stasiun.

Selain itu, kualitas pelayanan yang baik, fasilitas lengkap, serta harga yang kompetitif juga menjadi daya tarik bagi tamu. (*)


Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.