SURABAYA ( LENTERA ) - Pada pemutaran perdana The Devil Wears Prada: The Musical, Lily tampil di karpet merah bersama sang suami, sutradara Charlie McDowell. Ia mengenakan gaun kolom couture Vivienne Westwood yang berkilau, sementara rambutnya ditata dalam gaya bob lurus tegas. Riasannya tampak sederhana namun elegan: eyeshadow cokelat lembut bernuansa smokey dipadukan dengan lipstik nude dan kulit wajah yang tampak bercahaya sehat.
Penampilan tersebut menegaskan reputasi Lily sebagai selebritas dengan evolusi kecantikan yang konsisten namun tetap setia pada satu benang merah: estetika kecantikan Prancis yang minimalis, bersih, dan tidak berlebihan. Dalam banyak hal, Lily memang mirip dengan karakter yang ia perankan, keduanya mengusung filosofi less is more.
Dalam wawancaranya dengan Vogue, Lily mengungkapkan kecintaannya pada konsep no makeup-makeup.“Saya sangat menyukai kesan je ne sais quoi ( istilah Prancis:daya tarik istimewa yang sulit dijelaskan dengan kata-kata,Red) dari riasan yang nyaris tak terlihat, kulit yang segar dan bersih,” ujarnya.
“Saya selalu berkata, semakin sedikit yang kita pakai di wajah, semakin kecil kemungkinan terjadi masalah sepanjang hari.”
Bagi mereka yang ingin menyempurnakan rutinitas perawatan kulit dan riasan wajah menjelang musim pesta, Lily membagikan sejumlah prinsip yang ia pegang teguh. Menariknya, rutinitas tersebut tidak selalu mahal atau rumit. Berikut tujuh aturan perawatan kulit yang menjadi andalan bintang nominasi Golden Globe tersebut.
Disiplin Menggunakan Tabir Surya
Meski berasal dari Los Angeles yang cerah, Lily tidak pernah menganggap remeh paparan sinar matahari. Ia mengaku selalu menggunakan tabir surya setiap pagi.“Saya ingin merangkul warna kulit pucat saya,” katanya kepada The New York Times.Ia memilih tabir surya yang ringan dan tanpa pewangi agar nyaman digunakan sehari-hari.
Memanfaatkan Teknologi LED untuk Kulit
Lily sempat terlihat menggunakan masker terapi cahaya LED dalam serial Emily in Paris. Perawatan rumahan ini bekerja dengan berbagai panjang gelombang cahaya yang menyalurkan energi langsung ke sel kulit, membantu regenerasi dan meningkatkan kilau alami wajah. Tren ini juga digemari selebritas lain seperti Chrissy Teigen dan Kourtney Kardashian.
Setia pada Produk Terjangkau
Meski menjadi duta merek kecantikan mewah, Lily tidak menutup diri dari produk dengan harga ramah. Untuk perawatan bibir, ia mengandalkan lip balm Burt’s Bees.“Produk ini melembapkan dengan sangat baik dan sensasi mint-nya terasa menyegarkan,” ujarnya.Untuk tubuh, Lily memilih minyak kelapa cair yang mudah ditemukan di toko bahan alami.
Wajib Membersihkan Wajah Setiap Malam
Apa pun aktivitasnya, tampil natural atau penuh riasan, Lily tidak pernah melewatkan ritual membersihkan wajah sebelum tidur.“Saya tidak bisa tidur dengan riasan masih menempel,” katanya tegas.Konsistensi inilah yang menjadi kunci kulitnya tetap bersih dan sehat.
Toner sebagai Langkah Penting
Lily rutin menggunakan toner berbahan witch hazel tanpa alkohol setelah membersihkan wajah. Produk ini membantu menenangkan kulit, meratakan warna wajah, serta menjaga kelembapan tanpa menyebabkan iritasi, terutama bagi kulit sensitif.
Alis Alami Tanpa Berlebihan
Berbeda dari tren alis tebal yang dibentuk ekstrem, Lily mempertahankan bentuk alis alaminya. Penata riasnya mengungkapkan bahwa Lily hanya menyisir alis dan sesekali mengunci bentuknya dengan gel bening.“Dia memang sudah diberkahi alis yang indah,” ujar sang penata rias.
Krim Wajah Andalan Penata Rias
Krim wajah Embryolisse Lait-Crème Concentré menjadi rahasia yang digunakan penata rias Lily di lokasi syuting. Produk farmasi asal Prancis ini berfungsi ganda sebagai pelembap sekaligus primer riasan, menjaga keseimbangan lapisan pelindung kulit tanpa meninggalkan rasa berminyak.
Keseluruhan rutinitas ini menegaskan satu hal bila kecantikan Lily Collins bukan hasil perawatan ekstrem, melainkan konsistensi, kesederhanaan, dan pemahaman terhadap kebutuhan kulitnya sendiri. Dalam dunia kecantikan yang kerap dibanjiri tren dan produk mahal, pendekatan Lily terasa membumi, dan justru itulah yang membuatnya relevan serta inspiratif.(wid,whe,ist/dya)





.jpg)
