14 January 2026

Get In Touch

Lewat Konferda–Konfercab Serentak, PDIP se-Jawa Timur akan Tentukan Program Strategis Partai

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah

SURABAYA (Lentera) – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar konferensi daerah (konferda) dan konferensi cabang (konfercab) secara serentak pada 20–21 Desember 2025 di Surabaya, diikuti jajaran pengurus PDI Perjuangan se-Jawa Timur.

Konferda dan konfercab serentak digelar sebagai mekanisme partai, untuk mengakhiri masa kepengurusan sebelumnya sekaligus memilih kepemimpinan baru.  

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah mengatakan konferda dan konfercab, juga akan menentukan program strategis partai.

“Konferda dan konfercab PDI Perjuangan se-Jawa Timur juga akan menentukan program strategis partai,” kata Said Abdullah di Surabaya, Selasa (16/12/2025).

Ia menyebut, Jawa Timur sebagai kawasan strategis dengan jumlah penduduk lebih dari 40 juta jiwa, di mana sekitar 70 persen berada pada usia produktif.

“Jawa Timur sebagai kawasan strategis. Dengan populasi penduduk lebih dari 40 juta, dan 70 persen di antaranya di usia produktif, potensi ini harus kita manfaatkan dengan baik, jangan sampai menjadi beban demografi,” ujarnya.

Menurut Said, pembangunan Jawa Timur perlu ditopang oleh pendidikan yang lebih inklusif.

“Kita tidak boleh berpuas diri, dengan pencapaian angka partisipasi murni SMA di Jatim yang mencapai 96 persen, sebab lulusan SMA belum memiliki skill profesional,” katanya.

Ia menambahkan, generasi muda dari Gen Z dan Gen Alpha perlu mendapatkan akses pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya kuliah yang mahal. PDI Perjuangan, kata dia, terus mendorong dukungan pembiayaan pendidikan melalui DPRD dan kepala daerah.

“Perjuangan se-Jatim terus mendorong melalui DPRD dan kepala daerah bisa memberikan dukungan uang kuliah agar mereka bisa mengenyam pendidikan tinggi, baik melalui APBD, dan kerjasama dengan badan usaha,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, PDI Perjuangan Jawa Timur akan menginisiasi pembentukan Youth Venture Fund (YVF) yang menargetkan 50.000 startup baru generasi muda hingga 2030.

“Kami akan menginisiasi terbentuknya Youth Venture Fund (YVF). YVF menargetkan 50.000 startup baru generasi muda hingga 2030 untuk memperluas akses modal tanpa jaminan fisik dan mempercepat kemandirian ekonomi,” kata Said.

PDI Perjuangan juga menegaskan perlunya pertumbuhan industri di Jawa Timur.

“Kita menginginkan industri hilir tumbuh lebih massif. Apalagi kecenderungan, kawasan industri mulai bergeser ke tengah Jawa Timur makin ekspansif,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebangkitan industri di Jawa Timur akan berdampak pada peningkatan kelas menengah dan penurunan angka kemiskinan.

“Kebangkitan industri di Jawa Timur akan meningkatkan jumlah kelas menengah, sehingga mereka yang berada di garis kemiskinan akan lebih sedikit,” katanya.

Said menegaskan, seluruh agenda strategis tersebut akan diputuskan dalam Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se-Jawa Timur.

“Agenda-agenda strategis itu akan kami putuskan di Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se-Jawa Timur,” pungkasnya.

 

Reporter: Pradhita/Editor: Ais

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.