Lebih dari 1.500 Kendaraan per Jam, Arus dari Arah Karanglo Menuju Kota Malang dan Batu Padat Merayap

MALANG (Lentera) - Arus lalu lintas dari arah Karanglo atau arah exit tol Singosari, menuju Kota Malang dan Kota Batu mengalami kepadatan signifikan selama dua hari terakhir. Berdasarkan data Pos Pelayanan (Posyan) Karanglo, dalam satu jam terakhir tercatat lebih dari 1.500 kendaraan melintas di jalur tersebut.
Kepala Posyan Karanglo, Ipda Samsul Khoiruddin, mengungkapkan lonjakan volume kendaraan mulai terlihat sejak pagi hingga siang hari.
"Dalam dua hari ini, terjadi peningkatan volume kendaraan, terutama pada pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Berdasarkan data terbaru yang kami rekap, lebih dari 1.500 kendaraan melintas dalam satu jam terakhir," ujarnya, Kamis (3/4/2024).
Meskipun sempat mencapai angka 1.600 kendaraan per jam, menurut Ipda Samsul, arus lalu lintas masih dapat dikendalikan berkat upaya tim urai kemacetan dari Polres Malang dan personel gabungan yang telah disiagakan di beberapa titik strategis.
Mulai dari simpang tiga Karangploso, simpang empat Kepuharjo, simpang tiga Masjid Kembar, seputar gerbang masuk kampus ITN I Malang, dan di sekitar posyan Karanglo sendiri.
Menurutnya, keberadaan tim urai sangat membantu mengatur prioritas jalur, terutama di simpang empat Karanglo yang dilengkapi traffic light. Hal ini memungkinkan petugas untuk menyesuaikan pola lalu lintas guna memperlancar pergerakan kendaraan menuju Kota Batu maupun Kota Malang.
Sementara itu, dari hasil pemantauan Posyan Karanglo, menurutnya kendaraan yang keluar dari exit Tol Singosari memiliki pola pergerakan yang cukup merata. Sekitar 50 persen kendaraan mengarah ke Kota Batu, sementara sisanya menuju Kota Malang, Kepanjen, dan Blitar.
"Sebagian besar kendaraan yang keluar dari tol terbagi antara Kota Batu dan Kota Malang. Artinya, kepadatan tidak hanya terjadi di satu jalur, melainkan merata di berbagai arah," katanya. (*)
Reporter: Santi Wahyu | Editor : Lutfiyu Handi