04 April 2025

Get In Touch

Perdagangan Saham Dibekukan Sementara, Menko Airlangga Lapor Prabowo

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Sufmi Dasco Ahmad ditemani Ketua Komisi XI DPR RI Muhamad Misbakhun, Wakil Ketua
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Sufmi Dasco Ahmad ditemani Ketua Komisi XI DPR RI Muhamad Misbakhun, Wakil Ketua

JAKARTA (Lentera) -Indeks harga saham gabungan (IHSG) ambruk 325,03 poin (5,02%) ke level 6.146,9 pada Selasa (18/3/2025). Bursa Efek Indonesia (BEI) pun langsung membekukan perdagangan saham (trading halt). 

“Dengan ini kami menginformasikan bahwa hari ini, Selasa (18/3/2025) telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di BEI pada pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) yang dipicu IHSG mencapai 5%,” demikian pernyataan resmi BEI dalam keterangannya, Selasa (18/3/2025).

Dalam keterangan tersebut disebutkan, pembekukan sementara itu dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi BEI Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.

BEI menyebut, perdagangan saham akan dibekukan selama 30 menit dan setelah itu akan dilanjutkan lagi.  

“Perdagangan akan dilanjutkan pukul 11:49:31 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan,” jelas pernyataan tersebut, mengutip Investor.id.  

Mantan petinggi BEI hasan zein mahmud berkomentar mengenai trading halt yang terjadi ini. Ia mengatakan, pasar adalah indikator kepercayaan.  “Tidak yakin kalau pasar adalah *indikator kepercayaan? Ketidakpercayaan akan menjalar ke aspek yang lain dan ketidakpercayaan akan menjalar ke aspek yang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Investor kawakan Lo Kheng Hong mengaku tidak bisa belanja saham karena adanya trading halt tersebut. “Lagi duduk di China Town sambil borong saham, eh di stop,” ucapnya.

Airlangga Lapor Prabowo

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto merapat ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Hal ini terjadi ketika pasar bursa saham Indonesia mengalami kebakaran.

Airlangga menyatakan dirinya akan melaporkan soal perkembangan ekonomi terkini kepada Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya mengenai kondisi dan biang kerok IHSG anjlok.

“Semua perkembangan perekonomian akan dilaporkan ke presiden,” sebut Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (18/3/2025).

Dia memaparkan biang kerok IHSG anjlok dikarenakan tiga hal. Pertama psikologi pasar yang menunggu hasil rapat Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Open Market Committee (FOMC) Meeting. Kedua tentunya hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.

Ketiga Airlangga bilang ada beberapa grup usaha yang mengalami penurunan kinerja pada laporan keuangannya. Hal ini membuat investor melepas sahamnya.

“Ketiga seperti biasa ada laporan keuangan yg informasinya keluar ada satu grup yg turunnya cukup dalam,” lanjut Airlangga.

Mengutip data yang dihimpun detik, tercatat beberapa saham melemah seiring dengan anjloknya IHSG. Data RTI Business pukul 11.56 WIB mencatat, 616 saham melemah, 166 saham stagnan, dan 67 saham menguat pada penutupan perdagangan sesi I.

Sementara itu, berdasarkan data perdagangan Stockbit pukul 12.04 WIB tercatat 11 sektor saham anjlok pada perdagangan sesi I, yakni teknologi turun 12,46%, energi 6,24%, keuangan 3,86%, kesehatan 3,75%, infrastruktur 5,01%, transportasi 3,38%, bahan baku 9 78%, industri 2,90%, cyclical 5,24%, properti 5,30%, dan non-cyclical 3,87%.

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.