DIREKTUR Utama Perum Bulog kerap berganti di era Menteri BUMN, Erick Thohir. Terbaru, pada 7 Februari 2025 ternyata Wahyu Suparyono yang menjabat per 10 September 2024 sudah diganti. Melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-30/MBU/02/2025, Wahyu digantikan oleh Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya. Prajurit TNI aktif yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Teritorial Panglima TNI. Usai diangkat, Minggu (9/2/2025), Mayjen Novi langsung melakuman rapat bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Salah satu tugas besar sebagai bos Bulog adalah dapat membeli harga gabah petani Rp 6.500/kg dan juga bisa menyerap 3 juta ton beras hingga April 2025. Hingga saat ini, Bulog diketahui baru menyerap 45.000 ton beras dalam negeri. Memang ada deretan nama prajurit di Bulog. Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan) Marga Taufiq sudah lebih dulu menduduki jabatan wakil direktur utama yaitu 10 September 2024. Selanjutnya, dikutip dari laman resmi Bulog, purnawirawan TNI yang juga menduduki jabatan strategis adalah Mayor Jenderal TNI (Purn) Arifin Seman. Arifin ditugaskan sebagai Dewan Pengawas Independen Perum Bulog terhitung sejak 17 Juli 2024.Kemudian, purnawirawan TNI selanjutnya yang menjabat di Bulog adalah Inspektur Jenderal (Purn) Andi Geerhan Lantara. Andi menjabat sebagai Dewan Pengawas Independen Perum Bulog terhitung sejak 17 Juli 2024. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lentera.co/upload/Epaper/10022025.pdf