04 April 2025

Get In Touch

Ratusan Guru Sekolah Usia Dini di Kota Kediri Dibekali Pendidikan Karakter Siswa

Ratusan tenaga pendidik dan kependidikan PGTKI)–PGRI saat mengikuti pembekalan Pendidikan Karakter sejak usia dini kepada anak didik.
Ratusan tenaga pendidik dan kependidikan PGTKI)–PGRI saat mengikuti pembekalan Pendidikan Karakter sejak usia dini kepada anak didik.

KEDIRI (Lentera)-Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Kediri membekali guru terkait pendidikan karakter sejak dini untuk siswa. Kegiatan yang melibatkan Persatuan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (PGTKI)–Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ini dilakukan di Kecamatan Pesantren di Aula Kelurahan Tempurejo, Selasa (4/2/2025).  

Kepala Dindik Kota Kediri Anang Kurniawan mengungkapkan, ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan sejak usia dini guna mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Menurutnya, ilmu tanpa akhlak dapat berdampak negatif bagi individu maupun lingkungan sekitar. 

“Oleh karena itu, adab dan etika harus menjadi penyeimbang dalam proses pendidikan. Sejak dini, pendidikan karakter harus ditanamkan kepada peserta didik. Sebab, bagaimanapun adab lebih tinggi daripada ilmu,” ujar Anang.

Selain itu, Anang mengimbau 182 tenaga pendidik dan kependidikan yang hadir untuk menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme kepada anak-anak sejak usia dini. Ditekankan penting membangun rasa cinta tanah air melalui kebiasaan sederhana, seperti melaksanakan upacara dengan tertib, saling tolong-menolong, serta menjaga sikap peduli terhadap sesama.

“Menanamkan rasa cinta tanah air bisa dimulai dengan hal-hal kecil yang mencerminkan nasionalisme dan patriotisme, seperti upacara bendera yang tertib dan membangun sikap saling membantu,” imbuhnya.

Di tengah perkembangan teknologi yang pesat dan globalisasi, Anang juga mendorong tenaga pendidik untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran dengan memanfaatkan media digital. Selain itu, ia menegaskan penting menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan belajar, yang juga berperan dalam membentuk kedisiplinan serta kepedulian peserta didik terhadap lingkungan.

Sebagai bagian dari peningkatan kualitas tenaga pendidik, Anang menegaskan tenaga pendidik PAUD di Kota Kediri minimal harus memiliki kualifikasi pendidikan setara S1. Ia pun bersyukur bahwa sebagian besar tenaga pendidik dan kependidikan PAUD di Kota Kediri telah memenuhi standar tersebut. “Bagi yang belum, kami akan terus mengupayakan peningkatan kualifikasi tenaga pendidik,” tambahnya.

Ketua IGTKI–PGRI Kecamatan Pesantren, Asih Wulandari, menyatakan komitmennya dalam memenuhi arahan yang diberikan Kadindik. “Setelah mendapatkan arahan, kami siap dan berupaya mengimplementasikan kebijakan tersebut demi memperkuat mutu lembaga PAUD,” ujarnya. 

Ia juga mengucapkan terima kasih atas perhatian Dinas Pendidikan Kota Kediri terhadap tenaga pendidik dan kependidikan di wilayah mereka. Sebagai informasi, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan hadiah lomba video kreativitas videografi kepada para pemenang. 

Juara pertama diraih Gugus PAUD 04 “Kismis Berisi”, disusul Gugus PAUD 06 “Jelajah Alam” sebagai juara kedua, dan Gugus PAUD 08 “Festival Permainan Tradisional” di posisi ketiga. Sementara, kategori terbaik diberikan kepada Gugus PAUD 01 “Jalan Santai Berhadiah”, Gugus PAUD 07 “Perkembangan Prasiaga”, Gugus PAUD 03 “Sumpah Pemuda”, dan Gugus PAUD 05 “Parade Budaya.”

Reporter: Gatot Sunarko/Co-Editor: Nei-Dya

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.