04 April 2025

Get In Touch

Israel Hancurkan 23 Bangunan di Kamp Pengungsi Tepi Barat Palestina

GAZA (Lentera) - Sekitar 2 pekan setelah kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan diberlakukan di Gaza militer Israel kembali melakukan ser
GAZA (Lentera) - Sekitar 2 pekan setelah kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan diberlakukan di Gaza militer Israel kembali melakukan ser

GAZA (Lentera) - Sekitar 2 pekan setelah kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan diberlakukan di Gaza militer Israel kembali melakukan serangan besar-besaran. 

Dikutio Anadolu, Senin (3/2/2025), Israel menghancurkan puluhan bangunan di kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat, Palestina, Minggu (2/1/2025).Sebuah rekaman menunjukkan rangkaian ledakan berturut-turut yang menghancurkan kamp yang dipenuhi pengungsi itu.

Asap tebal akibat ledakan mengepul di atas kota Palestina. Selama hampir 2 pekan, pasukan Israel meluncurkan operasi militer yang mereka sebut menargetkan pasukan militan Palestina dan menyita persediaan senjata.

Eskalasi di Tepi Barat yang diduduki terjadi setelah kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan diberlakukan di Gaza pada 19 Januari, yang menghentikan perang genosida Israel selama 15 bulan dan telah menewaskan lebih dari 47 ribu orang dan meluluhlantakkan daerah kantong tersebut.

Sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada Oktober 2023, lebih dari 900 warga Palestina telah tewas di wilayah pendudukan Tepi Barat akibat serangan oleh pasukan Israel dan pemukim ilegal.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam pernyataannya mendesak AS untuk mengakhiri operasi militer Israel dan meminta pertemuan darurat dengan Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan agresi Israel yang masih berlanjut terhadap rakyat Palestina.

Militer Israel mengatakan, 23 bangunan telah dihancurkan di utara Tepi Barat setelah laboratorium bahan peledak, senjata, dan pos pengamatan ditemukan.

Dalam pernyataan sebelumnya pada Minggu, militer Israel merilis foto-foto senjata, amunisi, dan sesuatu yang tampak seperti tabung gas. Namun, mereka tidak mengungkap di mana sebenarnya foto-foto itu diambil.

Co-Editor: Nei-Dya/berbagai sumber

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.