04 April 2025

Get In Touch

Dispendik Surabaya Siapkan Kegiatan Religi bagi Siswa Selama Ramadan

Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh. (Amanah/Lenteratoday)
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh. (Amanah/Lenteratoday)

SURABAYA (Lenteratoday)- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) telah menyiapkan serangkaian kegiatan religi, bagi para siswa untuk mengisi bulan suci Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi. 

Pembelajaran religi selama Ramadan akan dirancang untuk semua siswa, baik muslim maupun non muslim. Tujuannya untuk mencegah potensi kegiatan negatif selama masa liburan berlangsung.

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan pembelajaran atau kegiatan religi untuk siswa muslim, akan berlangsung di sekolah atau masjid terdekat sekolah. Sedangkan bagi siswa beragama lain, kegiatan akan berlangsung di sekolah ataupun tempat peribadatan agama masing-masing.

"Libur sepekan pertama, sebelum dan waktu Ramadan hingga pasca Ramadan akan diadakan beragam kegiatan pembelajaran keagamaan untuk para siswa di kota Surabaya,” kata Yusuf, Sabtu(25/1/2025).

Yusuf menjelaskan libur sepekan sebelum Ramadan, siswa akan diberikan tugas yang menunjang pengetahuan keagamaan. Tugas tersebut seperti mengerjakan cerita atau naskah religi hingga membuat miniatur sarana ibadah.

"Untuk dua pekan pembelajaran di sekolah akan diisi oleh kegiatan tadarus, sholat berjamaah, pelatihan menjadi imam dan khotib, pelatihan menjadi moderator kajian bagi siswa perempuan, serta ceramah/ kajian disamping pembelajaran umum," jelasnya. 

Sementara untuk kegiatan religi pasca Ramadan akan diisi dengan literasi syiar Hari Raya Idul Fitri dan ditutup Apresiasi Sekolah terhadap siswa sesuai hasil kegiatan pembelajaran di bulan Ramadan.

"Sementara bagi siswa non muslim akan menyesuaikan kegiatan pembelajaran agama masing-masing," tambahnya. 

Saat ini, pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), dan Kelompok Kerja Guru (KKG) untuk membuat panduan kegiatan. Panduan tersebut nantinya akan disebar ke semua sekolah dalam menjalankan kegiatan Ramadan.

"Dari panduan itu, teman-teman sekolah bisa menyesuaikan budaya dan kebiasaan masing-masing, terkait kegiatan apa yang bisa dilakukan selama Ramadan," tuturnya.

Ia menyebut sebelum kegiatan pembelajaran pra Ramadan, akan diawali dengan sosialisasi kepada orang tua siswa.

"Harapannya selama bulan Ramadan berlangsung. Para siswa bisa memperkuat karakternya lewat kegiatan religi yang digelar oleh sekolah masing-masing," harapnya.

Diketahui, dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) atau Surat Edaran tiga menteri yakni Mendikdasmen, Menag dan Mendagri mengumumkan bahwa libur Ramadan akan berlangsung pada tanggal 27-28 Februari hingga 5 Maret 2025.

Sementara siswa masuk sekolah pada bulan Ramadan di tanggal 6 sampai 25 Maret 2025. Selanjutnya, siswa akan libur kembali pada tanggal 26-28 Maret hingga 8 April 2025.(*)

Reporter: Amanah/Editor: Ais

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.