
KEDIRI (Lenteratoday) - Puncak keberangkatan angkutan kereta api (KA) masa Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun terjadi pada 29 Desember 2024 dengan jumlah 11.029 penumpang, sementara puncak kedatangan terjadi pada 24 Desember 2024 dengan jumlah 12.323 penumpang.
Sementara, selama masa angkutan Nataru per 19-30 Desember 2024, pos kesehatan di wilayah KAI Daop 7 Madiun memberikan layanan kepada 36 penumpang yang mengeluhkan masalah kesehatan di sejumlah stasiun. Sebagian besar keluhan yang ditangani meliputi kelelahan, dan gangguan pencernaan ringan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Kuswardojo menjelaskan selama perjalanan kereta api, jika pelanggan mengeluhkan sakit dapat menghubungi petugas di dalam kereta seperti kondektur, polsuska dan petugas lain. Selanjutnya pelanggan yang sakit akan diperiksa petugas medis dari stasiun terdekat yang akan dilintasi.
“Dari 36 pelanggan yang mengeluh sakit selama perjalanan di masa libur Nataru terinci di Stasiun Madiun ada 12 orang, Kertosono 8, Kediri: 2, Jombang 4, Tulungagung 5, Blitar 5 orang. Pelanggan dengan kondisi seperti pusing ringan hingga tindakan pertolongan pertama pada darurat medis. Jika diperlukan, pelanggan yang membutuhkan perawatan lanjutan dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat,” papar Kuswardojo saat dihubungi, Senin (30/12/2024).
Ditambahkan, langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap pelanggan, termasuk yang sedang dalam kondisi tidak sehat, dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Seperti diketahui, KAI Daop 7 telah menyiapkan sejumlah fasilitas dan petugas kesehatan baik di stasiun maupun selama perjalanan. Di beberapa Stasiun Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Kediri, Tulungagung, dan Blitar, tersedia pos kesehatan lengkap dengan petugas medis yang siap melayani pelanggan yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan dasar, seperti mengukur tekanan darah atau memberikan obat ringan.
“Pelayanan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kenyamanan pelanggan. Kami pastikan pelanggan yang membutuhkan bantuan medis dapat ditangani dengan cepat dan baik,” ujar Kuswardojo, Manager Humas KAI Daop 7 Madiun.
Sementara itu selama masa libur Nataru dari 21 Desember 2024 - 5 Januari 2025 Daop 7 Madiun telah melayani 272.231 pelanggan yang naik dan turun.
Selain fokus pada kesehatan pelanggan, KAI Daop 7 juga mempersiapkan keselamatan perjalanan KA, hingga saat ini operasional kereta api di Daop 7 MANCARLI (Aman, Lancar, Terkendali).
KAI juga telah melakukan langkah antisipasi dengan mempersiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di berbagai titik strategis sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan perjalanan. Petugas tambahan juga dikerahkan selama masa posko Nataru untuk memastikan kelancaran operasional.
“Peningkatan layanan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh pelanggan, terutama pada masa liburan,” tambah Kuswardojo.
KAI Daop 7 mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tetap menjaga kesehatan selama perjalanan dengan membawa obat-obatan pribadi, dan segera melapor kepada petugas jika membutuhkan bantuan.
Dengan langkah-langkah tersebut, PT KAI Daop 7 Madiun berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian bagi seluruh pelanggan selama liburan Natal dan Tahun Baru. (*)
Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi