06 April 2025

Get In Touch

Ketua DPRD Kota Malang: Puspaga Sarana untuk Pemberdayaan Keluarga

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita (Santi/Lenteratoday)
Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita (Santi/Lenteratoday)

MALANG (Lenteratoday) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) setempat untuk kembali mengaktifkan program Pusat Pemberdayaan Keluarga (Puspaga).

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita menilai, program ini mampu menjadi solusi preventif dalam mengatasi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang masih cukup tinggi di Kota Malang.

"Dulu kan sempat digulirkan program semacam ini. Tapi kita juga harus tahu alasan KDRTnya karena apa, harus kita kejar juga. Apakah finansial atau dari segi karakter pasangannya, mungkin cenderung temperamen atau main fisik dan lain sebagainya. Kan kita enggak tahu," jelas perempuan yang akrab dengan sapaan Mia ini, Kamis (26/12/2024).

Dirinya berharap, Puspaga dapat kembali diaktifkan dengan skema yang lebih jelas dan dapat dijalankan secara konsisten.

"Ya, memang harusnya program ini harus kita pakemkan kembali. Skemanya harus diperjelas, karena isu ini sangat krusial dan menyangkut kualitas hidup banyak keluarga di Kota Malang,” pungkasnya.

Mia menambahkan, Puspaga dapat menjadi sarana sosialisasi yang lebih intensif untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai peran dan tanggung jawab dalam rumah tangga. Menurutnya, komunikasi dan interaksi dalam keluarga sering kali lebih kompleks daripada yang terlihat.

"Keluarga itu terdiri dari berbagai unsur, dan semua harus paham perannya masing-masing. Ternyata, membangun interaksi yang sehat dalam keluarga itu tidak semudah yang dibayangkan, apalagi dengan kondisi sosial saat ini,” jelasnya.

Oleh karena itu, Mia menyampaikan perlunya melibatkan seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak dan kepala keluarga dalam program ini. Dengan pendekatan yang inklusif, menurutnya program ini dapat menciptakan keluarga yang lebih harmonis.

"Pemkot sudah punya banyak program untuk ibu-ibu yang rentan. Namun, saya berharap pelatihan-pelatihan seperti ini lebih berkelanjutan dan terintegrasi dengan Puspaga,” tuturnya.

Lebih lanjut, agar program ini berjalan efektif, Mia menekankan pentingnya persiapan matang dari Pemkot Malang melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB).

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.