05 April 2025

Get In Touch

Update Kasus Uang Palsu di UIN Alauddin Makassar: Beroperasi sejak 2010, 17 Tersangka Diamankan

Puluhan mahasiswa UIN Alauddin Makassar menggelar unjuk rasa di gedung rektorat kampus 2 UIN Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan meminta pencopotan rektornya terkait produksi yang palsu yang di dalam kampus, Senin (16/12/2024) -Kompas
Puluhan mahasiswa UIN Alauddin Makassar menggelar unjuk rasa di gedung rektorat kampus 2 UIN Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan meminta pencopotan rektornya terkait produksi yang palsu yang di dalam kampus, Senin (16/12/2024) -Kompas

GOWA (Lentertoday) -Kasus peredaran uang palsu yang diproduksi di dalam kampus perguruan tinggi negeri di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ternyata sudah beroperasi sejak 2010.

Hal ini diungkapkan oleh pihak kepolisian dalam rilis resmi yang berlangsung di Mapolres Gowa, Jalan Syamsuddin Tunru, Sungguminasa, Kamis (19/12/2024).

Dalam rilis yang dipimpin oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Yudiawan, pihak kepolisian mengamankan 17 tersangka terkait kasus ini.

Rilis tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Kepala Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gowa.

"Saat ini telah ada 17 tersangka yang kami amankan dan produksi uang palsu telah beroperasi sejak tahun 2010," ungkap dia.

Polisi juga memamerkan ratusan barang bukti yang berhasil diamankan, termasuk mesin cetak canggih, kertas khusus, dan tinta yang dipesan langsung dari China.

"Jadi mesin cetaknya ini dibeli dari Surabaya tetapi pesanan langsung dari China, termasuk tinta dan kertas," jelas dia.

Hasil cetakan uang palsu sulit terdeteksi

Dampak dari peredaran uang palsu ini mulai dirasakan oleh masyarakat setempat, di mana sejumlah pedagang mengungkapkan kekhawatiran dan cenderung menghindari transaksi tunai menggunakan uang pecahan Rp 100.000

Sebelumnya, publik sudah dihebohkan dengan produksi uang palsu yang dilakukan di dalam kampus UIN Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa.

Hasil cetakan uang palsu ini menggunakan mesin canggih sehingga sulit terdeteksi oleh alat pemeriksa seperti X Ray.

Polisi telah mengamankan sejumlah orang sebagai tersangka dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dalam operasi ini (*)

Sumber: Kompas|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.