
BLITAR (Lenteratoday) - Pemeritah Kota (Pemkot) Blitar melaunching 4 Kampung Pancasila yang ditandai lecutan pecut, pada Acara Kampung Pancasila Fest (KPF) I Tahun 2024 di halaman Pasar Legi, Kota Blitar, Rabu(18/12/2024) malam.
Acara KPF I Tahun 2024 yang digelar pertama kali ini, diawali sejak pagi dengan Lomba Mewarna gambar Burung Garuda oleh anak TK dari empat kelurahan Kampung Pancasila Tahun 2024 yakni Kelurahan Kauman, Ngadirejo, Sukorejo dan Tanjungsari.
Dilanjutkan Lomba Cerdas Cermat tingkat SMP, dari sembilan kelurahan Kampung Pancasila Tahun 2022, 2023 dan 2024. Kemudian kirab Wali Kota Blitar bersama Forkopimda menumpang delman, didampingi jajaran Kepala OPD dengan diiringi jaranan dan Barongsai. Dari Kelurahan Sukorejo, menuju lokasi acara di halaman Pasar Legi, Kota Blitar.
Sesampainya di lokasi, disambut dengan penampilan yel-yel dari Paskirabaka Kota Blitar Tahun 2024. Lalu pegucapan Pancasila, oleh siswa SD Kota Blitar, diikuti oleh seluruh undangan yang hadir.
Kepala Bakesbangpol Kota Blitar, Toto Robandiyo, S.Sos, M.Si sebagai penyelenggara dalam laporannya menyampaikan jika kegiatan Kampung Pancasila Fest I Tahun 2024 ini dilatarbelakangi sebagai inisiatif yang bertujuan mempromosikan, serta memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
"Kota dimana Sang Penggali Pancasila, Bung Karno disemayamkan. Sehingga tepat jika Kota Blitar menjadi Kota Kampung Pancasila," ujar Toto.
Lebih lanjut Toto menjelaskan maksud dari kegiatan ini, untuk menciptakan media pembelajaran Pancasila untuk masyarakat dan menumbuhkembangkan kerukunan masyarakat berdasarkan nilai-nilai Pancasila yang menyebarkan makna Bhinneka Tunggal Ika.
"Tujuannya memasyarakatkan, membumikan dan membudayakan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi Negara Indonesia dalam kehidupan sehari-hari melalui Kampung Pancasila. Dengan tema Kampung Panacasila Fest I Tahun 2024 ini, Hanggayuh Darmaning Kautaman," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya Bakesbangpol bekerja sama dengan Disperindag, Dinas Pendidikan, Diskominfotik, Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar, kecamatan, kelurahan dan Jejaring Panca Mandala Kota Blitar.
Ditambahkan Toto dalam rangkaian KPF I Tahun 2024 ini, juga digelar Lokal Fest 2024 oleh Disperindag Kota Blitar berupa Coffe Night, Run, Street Foto, Jalan Berkain, Kelas Blitar Cahpreneur, Tumbas Sumringah dan Grebek Pasar Rakyat.
Tampak hadir Wali Kota Blitar Santoso, Sekda Kota Blitar Priyo Suhartono, Ketua DPRD Kota Blitar dr Syahrul Alim, Forkopimda Kota Blitar atau yang mewakili, jajaran Kepala OPD, camat, lurah, Ketua RT dan RW, serta tokoh masyarakat.
Sebelum launching Kampung Pancasila 2024, dilaksanakan final Lomba Cerdas Cermat Pancasila. Penyerahan hadiah pemenang lomba mewarna Burung Garuda, Cerdas Cermat, bantuan peralatan sarana produksi, fasilitasi kemasan produk untuk 43 IKM, sertifikast halal dari Disperindag dan bantuan peralatan pengolahan sampah organik Pasar Tradisional Kota Blitar dari Dinas Lingkungan Hidup.
Sementara itu, Wali Kota Blitar, Santoso dalam sambutannya menyampaikan apresiasi, atas kegiatan membumikan Pancasila di Bumi Bung Karno yang akan dilaunching malam ini 4 kelurahan.
"Dari 21 kelurahan, sebelumnya sudah ada 9 kelurahan ditambah 4 jadi ada 13 kelurahan sisanya akan dilakukan tahun selanjutnya. Semoga bisa bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni," tutur Santoso.
Menurut Santoso Kota Blitar menjadi pelopor, bagaimana butir-butir Pancasila tidak hanya sebatas diucapkan dan dihafalkan. Tapi seluruh masyarakat Kota Blitar, harus memiliki nilai lebih dibanding daerah lain.
"Dimana prilaku sehari-hari hendaknya diilhami oleh sila-sila Pancasila, yang telah digali Pendiri Negara Republik Indonesia Bapak Ir Soekarno yang memerdekakan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang disemayamkan di Kota Blitar. Jadi wajar kalau Kota Blitar menjadi pelopor, contoh dan teladan bagaimana sehari-harinya dijiwai dan diilhami oleh Pancasila," tandas orang nomor satu di Kota Blitar ini.
Selain di Kota Blitar disemayamkannya Bung Karno, para tokoh, seniman dan budayawan Kota Blitar berjuang menginisiasi dan memperjuangkan 1 Juni menjadi hari lahir Pancasila hingga ditetapkan oleh Presiden RI, Joko Widodo pada 2016 lalu.
Terakhir Santoso mengajak seluruh masyarakat Kota Blitar, berprilaku sesuai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. Menyatukan seluruh Bangsa Indonesia, dengan semangat gotong royong, kebersamaan dalam Bhinneka Tunggal Ika pungkasnya.
Dilanjutkan launching 4 Kampung Pancasila Tahun 2024 di Kelurahan Kauman, Ngadirejo, Sukorejo dan Tanjungsari. Ditandai dengan lecutan pecut yang melambangkan semangat oleh Wali Kota, Ketua DPRD, Sekda Kota Blitar dan Forkopimda, serta penyerahan SK kepada Ketua Kampung Pancasila.
Rangkaian acara ditutup fashion show kehidupan Pasar Legi dari Komunitas Patria Wastra dan Putra-Putri Batik Kota Blitar, serta pamungkas ditampilkan Cayang dengan lakon Hanggayuh Darmaning Kautaman. Yakni kombinasi seni tradisional Campursari, Wayang Orang, dan Wayang Kulitdikemas dalam sajian Sendratari
mengisahkan nilai – nilai gotong royong, kala Raja Rama Wijaya bersama rakyatnya membendung samudera membangun jembatan guna menyeberang berangkat memerangi angkara Raja Alengka oleh Nanda Setyo Utomo dan Campursari Sido Muni.(*)
Reporter: Arief Sukaputra