
NEW YORK (Lenteratoday) - Drone tak dikenal melumpuhkan operasi di Bandara Stewart, New York.
"Semalam, landasan pacu di Bandara Stewart ditutup selama kurang lebih satu jam akibat aktivitas drone di wilayah udara. Ini sudah terlalu jauh," kata Gubernur New York, Kathy Hochul, dalam sebuah pernyataan.
Drone tersebut memicu kekhawatiran publik yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir. Hochul menyatakan bahwa insiden dengan drone misterius ini telah "melampaui batas."
Gubernur New York itu telah meminta bantuan pihak federal dalam mengatasi insiden tersebut.
Sementara, Biro Investigasi Federal (FBI) sebelumnya mengatakan bahwa mereka telah menerima informasi dari masyarakat tentang sekelompok pesawat nirawak di langit negara bagian tersebut selama beberapa pekan.
Negara bagian itu menjadi lokasi fasilitas militer dan infrastruktur, dan bahkan properti Presiden terpilih AS Donald Trump.
Pesawat nirawak itu menghilang segera setelah dilakukan pemantauan, namun Pentagon menegaskan bahwa aktivitas di langit New Jersey itu bukan berasal dari musuh asing Amerika Serikat. (*)
Sumber : Antara | Editor : Lutfiyu Handi