07 April 2025

Get In Touch

Geber Pelatihan Bahasa Inggris Gratis, E-Mas Kota Kediri Torehkan Dua Rekor MURI

Pj Wali Kota Zanariah (kiri) bersama Kadindik Anang Kurniawan (kanan) membawa piagam Rekor MURI bersama perwakilan dari Museum Rekor MURI (tengah).
Pj Wali Kota Zanariah (kiri) bersama Kadindik Anang Kurniawan (kanan) membawa piagam Rekor MURI bersama perwakilan dari Museum Rekor MURI (tengah).

KEDIRI (Lenteratoday)-Kota Kediri dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sekaligus pada Sabtu (14/12/2024).

Diketahui, English Massive (E-Mas) tercatat sebagai program pelatihan Bahasa Inggris gratis pertama pada tingkat RT/RW di Indonesia. Selanjutnya, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Kediri sebagai organisasi perangkat daerah penyelenggara (OPD) program pelatihan Bahasa Inggris gratis dengan tempat belajar terbanyak.

Pencatatan rekor ini diramaikan dengan kegiatan E-Mas Festival yang diikuti ribuan partisipan. Hujan tak menyurutkan semangat mereka yang sejak pagi telah memadati Taman Brantas Kota Kediri. Pj Wali Kota Kediri Zanariah dan Kepala Dinas Pendidikan Anang Kurniawan turut menyaksikan kegiatan dan menerima langsung penghargaan atas dua rekor MURI tersebut.

Pj Wali Kota Kediri berterima kasih dan memberikan apresiasi pada semua pihak yang ikut menyukseskan E-Mas.

"Terima kasih telah menyebarluaskan semangat belajar Bahasa Inggris hingga ada di level ini. Mari kita upayakan kebermanfaatan E-Mas ini dapat semakin dirasakan masyarakat tanpa terkecuali dan mendorong mereka siap berdaya saing hingga di kancah internasional," ujarnya.

Zanariah juga berharap dengan diberikan Rekor MURI, program E-Mas lebih baik. Sebagi kota perlintasan, bila warga bisa berbahasa Inggris, para wisatawan di Kota Kediri akan lebih nyaman berkomunikasi.

Zanariah menuturkan terselenggara Festival English juga sebagai wadah edukatif dan kreatif belajar Bahasa Inggris dengan berbagai kegiatan menarik. Dengan tema kegiatan ini "Inspiring through English And Culture", E-FEST tahun ini mengajak semua terinspirasi belajar Bahasa Inggris.

Sementara itu, Kepala Dindik, Anang Kurniawan berharap program E-Mas dapat meningkatkan kemampuan masyarakat, terutama siswa. Sehingga angka literasi dan angka rapor pendidikan Kota Kediri naik.

Di sisi lain, Bahasa Inggris ini sesuatu yang sangat diperlukan, namun tidak semua orangtua bisa mengikutkan anak untuk kursus Bahasa Inggris karena faktor biaya.

"Dengan E-Mas ini benar-benar sudah bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena program ini merupakan kursus Bahasa Inggris gratis yang memiliki tutor berkualitas dan menggunakan kurikulum pembelajaran merujuk pada CEFR (Common European Framework of Reference)," ujarnya.

Tak ketinggalan, Sandiaga Salahuddin Uno yang merupakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia periode 2020-2024 juga memberikan ucapan selamat kepada E-Mas yang mendapat rekor MURI. "Memecahkan rekor dunia di MURI tidak semudah itu. Dan kalian bisa memecahkan rekor MURItersebut. Selamat untuk English Massive Kota Kediri," ucap Sandiaga.

Reporter: Gatot Sunarko/Editor:widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.