
TRENGGALEK (Lenteratoday) - Dalam rangka Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia 2024, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyerahkan penghargaan Adipura Desa kepada sejumlah desa berprestasi, Kamis (12/12/2024). Acara berlangsung di Kampung Bakso, Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu, Trenggalek.
Penghargaan Adipura Desa diberikan kepada desa-desa kategori besar, kecil, dan sedang yang menunjukkan komitmen dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
“Adipura Desa ini bukan sekadar lomba menjaga kebersihan, tetapi mencerminkan komitmen desa melalui tindakan dan regulasi untuk menjaga lingkungan,” kata Mochamad Nur Arifin yang akrab disapa Mas Ipin.
Bupati mengapresiasi peran desa dalam menjaga lingkungan. Ia menyebutkan bahwa Desa Pucanganak, tempat berlangsungnya acara, menjadi salah satu penerima Adipura Desa kategori kecil.
Bupati Trenggalek menyampaikan tiga pesan penting dalam acara ini. Pertama, ia meminta Dinas PKPLH (Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup) untuk progresif dalam mencari dana lingkungan hidup, termasuk dari lembaga donor internasional. “Dana tersebut diharapkan bisa mendukung komunitas Proklim dan sekolah Adiwiyata,” jelasnya.
Kedua, ia berharap indeks kualitas lingkungan hidup Trenggalek yang sudah terbaik di Jawa Timur bisa mendorong alokasi fiskal dari pusat. “Semoga pada tahun 2025-2026, ruang fiskal kita makin kuat untuk pembangunan dan pemerataan kesejahteraan,” tambahnya.
Ketiga, ia mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebiasaan baik dalam pengelolaan sampah.
"Jangan lagi membakar sampah, apalagi di bawah pohon. Selain berisiko merusak pohon, kebakaran, dan polusi udara, membakar sampah juga menghasilkan gas metana dan karbon dioksida yang berbahaya,” tegasnya.
Reporter: Herlambang|Editor: Arifin BH