1.040 siswa TK dan PAUD Ikuti Gebyar Perkemahan Prasiaga, Mbak Cicha: Ini Pendidikan Karakter sejak Usia Dini

KEDIRI (Lenteratoday) - Niilai-nilai dalam kepramukaan penting untuk kelangsungan masa depan pada anak, termasuk menyiapkan generasi yang saling menguatkan satu sama lain. Hal ini sebagai alternatif upaya penguatan pendidikan karakter yang dimulai sejak usia dini.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito pada acara Gebyar Prasiaga Pramuka di Lapangan Desa Blabak, Kecamatan Kandat pada Kamis (10/12/2024).
Kegiatan ini diikuti diikuti 1.040 prasiaga se-Kabupaten Kediri, mulai siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK), serta 104 tenaga pembina pramuka.
dalam rangka mendorong penguatan karakter anak dimulai sejak usia di bawah tujuh tahun. Menurut Mbak Cicha–sapaan akrab Eriani Annisa kegiatan tersebut merupakan bentuk pertemuan untuk anak-anak usia di bawah 7 tahun sebagai pengenalan nilai-nilai kepramukaan.
“Dalam prasiaga ini mereka kita berikan pengenalan nilai-nilai kepramukaan sehingga dapat dijadikan salah satu alternatif penguatan pendidikan karakter yang dimulai sejak usia dini,” terang Mbak Cicha.
Menurut Istri Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana tersebut, rangkaian nilai-nilai dalam kepramukaan ini menjadi penting untuk kelangsungan masa depan pada anak, termasuk menyiapkan generasi yang saling menguatkan satu sama lain.
Terlebih, perkemahan gebyar prasiaga ini menjadi pertama kali digelar di Kabupaten Kediri yang diikuti siswa PAUD dan TK. Hal ini dinilai menjadi kesempatan anak untuk belajar tentang kerja sama, kemandirian, dan rasa cinta terhadap lingkungan sejak usia dini.
Dengan begitu, Mbak Cicha berharap anak-anak usia dini dapat merasakan pengalaman dalam belajar hal-hal baru berkaitan dengan nilai-nilai kepramukaan sebagai bekal membawa perubahan positif di masa mendatang.“Perkemahan ini diharapkan sebagai kesempatan untuk belajar tentang kerja sama, kemandirian, dan rasa cinta terhadap lingkungan,” harapnya.
Selain itu, lanjut Mbak Cicha, pihaknya juga berkomitmen memberi pembekalan teknis terhadap tenaga pembina Pramuka di berbagai jenjang pendidikan sekolah termasuk PAUD dan TK. Diakui, upaya tersebut bertujuan menghidupkan nilai-nilai kepramukaan di lingkungan sekolah.
“Mari kita hidupkan kegiatan prasiaga dan menyiapkan tenaga-tenaga guru PAUD dengan mengikuti kegiatan orientasi teknis pembina prasiaga,” tambahnya.
Adapun, pada kegiatan gebyar prasiaga ini terdapat beberapa lomba ketangkasan yang diberikan terhadap peserta. Ada tujuh lomba, meliputi lomba mencium bumbu dapur, halang rintang, bercerita, menyanyi, simbul, memasang benda, dan lomba memasang puzzle. (*)
Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi