
JAKARTA (Lenteratoday) - Musisi Baskara Putra atau yang dikenal dengan nama panggung Hindia berhasil memperoleh dua penghargaan di AMI Awards 2024 dalam kategori Album Alternatif Terbaik dan Artis Solo Alternatif Terbaik, menegaskan kiprahnya sebagai salah satu musisi alternatif terdepan di Indonesia.
Dalam kategori Artis Solo Alternatif Terbaik, Baskara Putra berhasil unggul dari Arash Buana, Kunto Aji, Nadin Amizah, dan Pamungkas.
Usai memperoleh penghargaan, Baskara mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang mendukungnya dalam berkarya.
Pernyataan Satire Baskara Putra Saat Terima Penghargaan di AMI Awards 2024
Di penghujung pidatonya, Baskara sempat menyampaikan pernyataan satire. Penyanyi berusia 30 tahun itu mempersembahkan penghargaan yang ia peroleh di AMI Awards 2024 untuk beberapa pihak yang merasa diremehkan.
"Ini untuk semua orang yang disuruh berhenti nyanyi aja karena suaranya jelek," kata Baskara di Ciputra Artpreuneur, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2024).
Hindia mengatakan banyak pihak yang sempat meremehkannya saat meniti karier sebagai musisi. Di atas panggung, Baskara menegaskan bahwa tidak ada orang yang tak bisa bernyanyi.
"Enggak ada orang yang enggak bisa nyanyi men," ucap Baskara.
Profil Hindia
Daniel Baskara Putra, yang dikenal sebagai Hindia, adalah seorang penyanyi, penulis lagu, komposer, dan produser musik ternama asal Indonesia. Ia merupakan alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Indonesia.
Hindia mulai belajar memainkan alat musik saat masih duduk di bangku SMA bersama teman-temannya. Namun, kebersamaan mereka dalam bermusik harus berakhir karena masing-masing melanjutkan pendidikan di universitas yang berbeda.
Nama panggung Hindia bukan hanya digunakan untuk pekerjaan, tetapi juga sebagai cara untuk memisahkan persona panggungnya dari kehidupan pribadi. Lewat karya musiknya, ia berharap dapat menyampaikan semangat dan dukungan kepada para pendengarnya di mana pun mereka berada.
Perjalanan Karier Hindia Baskara Putra
Baskara memulai karier musiknya pada tahun 2012 dengan membentuk grup musik Feast bersama teman-temannya. Hingga tahun 2014, Feast telah merilis 17 single, termasuk lagu Peradaban dan Berita Kehilangan yang berhasil meraih popularitas tinggi.
Pada penghujung tahun 2018, Baskara memulai debutnya sebagai penyanyi solo dengan nama Hindia dan memperkenalkan lagu No One Will Find Me. Di tahun yang sama, ia juga meluncurkan sebuah album mini berjudul Tidak Ada Salju di Sini.
Ia tidak menyangka bahwa kariernya sebagai Hindia akan sangat sukses. Tema-tema lagu solonya sering terkait dengan kesehatan mental dan hubungan personal yang sangat relevan dengan pendengar musik muda Indonesia.
Pada tahun 2019, Baskara mendirikan grup bernama Lomba Sihir, beranggotakan orang yang terlibat dalam karier solonya . Melalui grup ini, Baskara ingin memperkenalkan secara langsung orang-orang yang berada di balik proyek musik Hindia.
Pada tahun 2023, Baskara mengumumkan album keduanya yang bertajuk Lagipula Hidup Akan Berakhir melalui media sosialnya. Album ini terdiri dari dua bagian dan dirilis dalam dua tahap, yaitu pada 7 Juli dan 21 Juli 2023.
Kehidupan pribadi
Baskara Putra mengawali semuanya dari game online, "Gate gue tuh sebenernya semuanya dari, game online". Ujarnya pada interview di VOLIX / Viniar beberapa bulan lalu. Dia mulai merancang banyak desain untuk klan gamenya itu, akhirnya mulai meng-utak-atik aplikasi Photoshop. Dari SD hingga SMP, dia bercita-cita menjadi Arsitektur. "Gue kalo ditanya kaya, 'mau jadi apa nanti?' Ya gue selalu jawab Arsitektur, karena yang hasilin duit (pada saat itu), cuma itu doang. Sampai.. di masuk-masuk kelas 9 gue baru tau, adanya namanya tuh 'Visual Desainer' dan akhirnya gue berubah haluanya disitu."
Memulai masa SMA, Ia mulai bermain band, meskipun tidak serius dan dirinya masih di bidang Visual, tapi di titik itu dia menemukan nama yang sekarang menjadi Mononimnya, Hindia. "Waktu itu gue lagi study tour, akhirnya ke museum gitu kan di jogja, waktu itu gue nemu lukisanya Raden Saleh tentang Hindia Belanda. Waktu itu namanya udah ada, cuma musiknya belum ada di pikiran."
Menjelang kuliah, dia ditawari untuk kuliah dari Singapura (hasil Beasiswa), namun dia ber-alih dan masuk di jurusan Komunikasi di Universitas Indonesia. Disana dia mulai membentuk kembali projeknya, dia bertemu dengan Adnan Satyanugraha Putra "Adnan" (gitaris dari .Feast). .feast awalnya hanya projek Duo, antara Baskara Putra & Adnan. "Waktu itu .Feast cuma dua orang. Gue sama Adnan doang, kita nyari session player aja, waktu itu lagunya Camkan, sampai kita ketemu Dicky,Bodat (ex member),Awan. Lama-lama jadi nyaman main sama mereka, sampai akhirnya kepikiran untuk buat band serius."
Ia melanjutkan proyek Hindia, beberapa tahun setelah .Feast sudah aman untuk tidak terlalu di-urusi secara serius pada bisnis.
Karya Hindia Baskara Putra
Hingga saat ini, lagu solinya di spotify telah didengar lebih dari 9 juta orang. Berikut adalah karya solo Hindia Baskara Putra.
- No One Will Find Me (2018)
- Evaluasi (2019)
- Secukupnya (2019)
- Tinggalkan di Sana (2019)
- Jam Makan Siang (2019)
- Rumah ke Rumah (2019)
- Lagipula Hidup Akan Berakhir (2023)
Bersama Feast, Baskara telah merilis beberapa album dan single yang tak kalah populer. Berikut adalah beberapa karyanya bersama Feast.
- Single Nina (2024)
- Single Politrik (2024)
- Single Konsekuens (2024)
- Album Abdi Lara Insani (2022)
- Album Uang Muka (2020)
- Album Multiverses (2020)
- Single Kelelawar (2020)
- Single Komodifikasi (2020)
- Single Luar Jaringan (2020)
- Sngle Gelora (2019)
- Single Dalam Hitungan (2019)
- Single Beberapa Orang Memaafkan (2018)
- Single Kami Bertemu Lagi (2018)
- Single Berita Kehilangan (2018)
- Single Peradaban (2018)
Berikut adalah karya Baskara Putra bersama dengan Lomba Sihir.
- Single Tak Ada Waktu Tepat Untuk Berita Buruk (2024)
- Single Menit Tambahan (2024)
- Single Selamanya (2024)
- Single Beraksi (2023)
- Single Ribuan Memori (2023)
- Singl Mungkin Takut Perubahan (2021)
- Single Apa Ada Asmara (2021)
- Album Selamat Datang di Ujung Dunia (2021)
Penghargaan Hindia Baskara Putra
Baik bersama band maupun solo, Baskara telah mendapatkan berbagai nominasi dan penghargaan. Berikut adalah beberapa penghargaan yang telah diraih oleh Baskara.
- Nominasi Pendatang Baru Terbaik oleh Anugerah Musik Indonesia (2019)
- Nominasi Artis Solo Pria/Wanita Alternatif Terbaik oleh Anugerah Musik Indonesia (2019)
- Nominasi Most Favorite Male Musician oleh LINE Indonesia Awards (2019)
- Nominasi Lagu Tema Terpilih oleh Piala Maya (2020)
- Nominasi Top New Artist of the Year oleh Billboard Indonesia Music Awards (2020)
- Nominasi Top Social Artist of the Year oleh Billboard Indonesia Music Awards (2020)
- Nominasi Album Terbaik oleh Anugerah Musik Indonesia (2020)
- Pemenang Artis Solo Alternatif Terbaik oleh Anugerah Musik Indonesia (2020)
- Pemenang Artis Solo Pria/Wanita Alternatif Terbaik oleh Anugerah Musik Indonesia (2023)
Co-Editor: Nei-Dya