05 April 2025

Get In Touch

Maudy Ayunda Ceritakan Alasan Kembali ke Dunia Musik, Ungkap Makna di Dalam Lagu barunya

Maudy Ayunda rilis album
Maudy Ayunda rilis album "Pada Suatu Hari". (Dok. Trinity Optima Production).

JAKARTA (Lenteratoday) - Penyanyi dan penulis lagu berbakat Maudy Ayunda kembali mencuri perhatian dengan perilisan album terbarunya yang penuh dengan cerita dan emosi mendalam. Dalam konferensi pers yang digelar di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/12/2024), Maudy berbagi inspirasi di balik album ini. Dengan nuansa fairytale yang unik, album tersebut menggambarkan dualitas antara mimpi dan realita. Tidak hanya itu, Maudy juga mencurahkan pengalaman pribadinya melalui setiap lagu.

Album ini seolah membawa pendengar ke dunia penuh imajinasi, dengan visualisasi menarik seperti Maudy yang digambarkan mengenakan sayap di tengah kota atau bahkan di atas truk. Ide ini, menurut Maudy, melambangkan perjalanan dirinya dalam merangkai cerita dari berbagai sisi kehidupan. “Ada masanya aku merasa jauh dari musik, tapi kini aku kembali dengan cara yang lebih personal,” ungkapnya.

Lewat album ini, Maudy Ayunda mengajak pendengarnya untuk merenung, menikmati momen jeda, dan menemukan keindahan dalam kesederhanaan. Setiap lagu memiliki cerita unik yang siap membawa pendengar menyelami emosi dan pengalaman yang universal.

Comeback di Panggung Pestapora

Setelah sekian lama vakum, Maudy kembali memeriahkan panggung musik Indonesia dengan tampil di Pestapora. Ia mengaku bahwa sempat merasa kehilangan hasrat bermusik.

“Aku dulu berpikir musik itu medium yang sulit untuk sepenuhnya menghibur. Tapi ternyata, kecintaan pada musik itu susah untuk diabaikan. Aku kembali ingin bercerita melalui lagu-lagu,” ujarnya penuh semangat.

'Bulan, Bawa Aku Pulang'

Salah satu lagu di album ini, "Bulan, Bawa Aku Pulang", menceritakan kerinduan akan momen kesendirian. Lagu ini menggambarkan perasaan ingin "kabur" dari keramaian dan menemukan ketenangan di rumah.

Dalam balutan metafora obrolan dengan bulan, Maudy mengajak pendengarnya untuk merayakan keheningan sebagai cara memulihkan energi.

'Pada Suatu Hari'

Lagu ini menyajikan perspektif unik tentang cinta. Terinspirasi dari cerita personal, Maudy mengungkapkan bahwa cinta sejati tidak selalu hadir seperti dongeng klasik.

“Fairytale versi aku itu tentang menemukan keindahan di tengah kesederhanaan. Kadang, pangeran kita ada di tempat yang tidak terduga,” jelasnya.

Makna di Balik Judul Album

Judul album ini, "Pada Suatu Hari", memiliki dua lapisan makna, sebagai awal sebuah kisah dan sebagai pengingat momen-momen tertentu dalam hidup.
Setiap lagu di album ini memadukan lirik yang puitis dan imajinasi visual yang kuat, menghadirkan pengalaman mendengarkan yang imersif.

'Dipeluk Jeda'

Melalui "Dipeluk Jeda", Maudy membahas pentingnya momen untuk berhenti sejenak. Lagu ini merupakan refleksi atas tekanan yang sering dirasakan dalam kehidupan modern, baik dari luar maupun dari dalam diri.

“Berisik di kepala itu kadang lebih mengganggu dari kebisingan di luar. Lagu ini adalah ajakan untuk memberi ruang atau jeda pada diri sendiri,” tutur Maudy.

'Melihat, Mendengar, Mengerti'

Lagu ini mengeksplorasi hubungan yang didasarkan pada pemahaman mendalam. Maudy menyoroti perbedaan antara “mengerti” dan “benar-benar mengerti.”
Ia menyampaikan bahwa cinta sejati terletak pada kemampuan untuk memahami dan menerima pasangan apa adanya tanpa banyak penjelasan.

Kolaborasi dengan Iwan Fals di 'Puisi Kota'

Salah satu highlight dari album ini adalah kolaborasi Maudy dengan Iwan Fals di lagu "Puisi Kota". Lagu ini menggambarkan kehidupan urban yang penuh dinamika dan refleksi atas perjalanan hidup. “Ada pertanyaan besar tentang tujuan kita. Kadang, perjalanan itu sendiri yang memberi makna,” kata Maudy.

Kehadiran Iwan Fals, dengan pengalamannya, membawa dimensi baru pada lagu ini, menjadikannya relevansi dari berbagai perspektif.

Pesan Relevan untuk Kehidupan Modern

Album ini tidak hanya menawarkan lagu-lagu indah, tetapi juga pesan yang relevan dengan kehidupan masa kini. Melalui liriknya, Maudy menyentuh tema kesehatan mental, tantangan hidup di perkotaan, hingga pengaruh media sosial.

Ia mengajak pendengar untuk merenungkan hubungan mereka dengan dunia di sekitar, sekaligus menginspirasi untuk menerima diri sendiri dengan segala kerentanannya.

Sederet Fakta Menarik Maudy Ayunda

  1. Kerap Dapat Penghargaan di Dunia Seni Musik dan Peran

Dalam jajaran selebriti Tanah Air, Maudy dikenal sebagai sosok yang berprestasi di bidang seni.

Sejak kecil, ia sudah aktif bermain peran, lewat film pertamanya Untuk Rena pada 2006.

Hingga kini, tercatat sudah cukup banyak film dan iklan yang dibintangi, hingga lagu yang ia nyanyikan. Berbagai penghargaan pun telah didapatkannya.

Sederet penghargaan yang pernah ia dapatkan antara lain dari Jakarta Film Festival untuk kategori Best Female Leading Role di Film “Untuk Rena” (2006), Maya Awards kategori Best Theme Song untuk lagu “Perahu Kertas” (2012).

Menang juga untuk kategori Female Singer of The Year di ajang Indonesian Choice Awards (2014), serta ajang I Fashion Festival untuk kategori Lifestyle Award in Education (2015).

  1. Lulusan Oxford University dengan Nilai Cumlaude

Selain cantik dan berbakat, sosok Maudy Ayunda dikenal sebagai seseorang yang begitu memerhatikan bidang pendidikan.

Dia diketahui merupakan sarjana lulusan Oxford University, Inggris, salah satu universitas top dunia.

Maudy berhasil lulus pada bidang studi di jurusan Politics, Philosophy, and Economics (PPE).

Hal yang lebih membanggakan, Maudy pun lulus dengan predikat cumlaude dengan masa studi selama 3 tahun saja.

Semasa kuliahnya, selain cerdas ia pun dikenal aktif dalam berbagai kegiatan. Dia diketahui menjadi Head of Speakers di Oxford Economics Society.

  1. Jago Tiga Bahasa Asing

Menjadi lulusan ternama salah satu kampus top dunia tentunya Maudy Ayunda memiliki bekal kemampuan bahasa asing yang mumpuni.

Bahasa Inggris sudah pasti menjadi salah satu bahasa yang begitu dikuasainya.

Selain itu, ia juga diketahui fasih berbahasa Mandarin dan Spanyol. Semasa SMA, ia diketahui menang dalam speech competition, lho.

Artikel Terkait : Ternyata ini yang sebabkan Maudy Ayunda berani ‘bersuara’ dan mengecap pendidikan tinggi

  1. Diterima S2 di Dua Kampus Top Dunia

Setelah lulus dengan gelar dari Universitas Oxford, Maudy pun tetap melanjutkan keinginannya untuk meraih gelar master.

Secara mengejutkan sekaligus membanggakan, Maudy menyampaikan bahwa dirinya berhasil diterima di dua universitas kenamaan dunia.

Co-Editor: Nei-Dya

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.