08 April 2025

Get In Touch

Pj Wali Kota Kediri Apresiasi Perkemahan Literasi Pendidikan Non-Formal 

Pj Wali Kota menyalakan api unggun pada Acara perkemahan Literasi Pendidikan Non Formal Kota Kediri yang berlangsung di Sumber Banteng, Jumat (29/11/2024).
Pj Wali Kota menyalakan api unggun pada Acara perkemahan Literasi Pendidikan Non Formal Kota Kediri yang berlangsung di Sumber Banteng, Jumat (29/11/2024).

KEDIRI (Lenteratoday)-Pj Wali Kota Kediri Zanariah menilai kegiatan Perkemahan Literasi Pendidikan Non-Formal Kota Kediri menjadi bekal bagus bagi peserta didik untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.

"Saya sangat bangga dan mengapresiasi keputusan adik-adik sekalian untuk kembali menggapai cita-cita melalui program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Kehadiran adik-adik di sini membuktikan bahwa semangat belajar tidak pernah padam. Kesempatan kedua selalu terbuka bagi siapapun yang mau berusaha," ujar Zanariah, Sabtu (30/11/2024).

Zanariah mengungkapkan Pramuka mengajarkan banyak hal yang sangat bermanfaat. Seperti, kedisiplinan, kerjasama tim, dan kepedulian sosial. 

Keterampilan-keterampilan ini akan sangat berguna dalam menghadapi tantangan hidup ke depan. Sama seperti semangat pantang menyerah yang diajarkan dalam Pramuka, peserta juga menunjukkan semangat yang sama dalam mengejar pendidikan. 

Hal ini merupakan contoh nyata semangat belajar tidak mengenal batas usia atau latar belakang. "Dengan memilih PKBM adik-adik telah membuka pintu menuju masa depan lebih cerah. Pendidikan yang kalian peroleh akan menjadi bekal berharga menghadapi tantangan hidup. Saya yakin dengan semangat tinggi dan dukungan dari semua pihak adik-adik akan meraih kesuksesan yang gemilang," ungkapnya.

Pj Wali Kota Kediri menjelaskan Pemkot Kediri terus berkomitmen menguatkan sumber daya manusia salah satunya melalui pendidikan kesetaraan yang memberikan kesempatan bagi semua orang, tanpa memandang usia atau latar belakang. 

Keberagaman yang ada di sini menunjukkan bahwa pendidikan adalah hak semua orang dan setiap individu berhak untuk mengembangkan potensinya. Sepuluh tahun ke depan dunia akan berubah dengan sangat cepat. Persaingan akan semakin ketat, teknologi semakin canggih, dan tuntutan pekerjaan semakin tinggi. 

Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta dapat semakin termotivasi untuk meraih prestasi lebih tinggi. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal menghadapi tantangan hidup di masa depan. 

"Terima kasih kepada Bapak Ibu Kepala Sekolah PKBM dan SKB beserta seluruh jajaran civitas akademika. Telah berdedikasi dan membimbing adik-adik ini mendapat kesempatan kedua bersekolah. Adik-adik harus terus belajar, mengembagkan diri, kuasau teknologi, dan kembangkan kreativitas serta inovasi," jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kediri Anang Kurniawan menambahkan seluruh peserta Perkemahan Literasi ini adalah peserta didik dari PKBM di Kota Kediri. Dimana rentang usia 6-55 tahun. 

Di Kota Kediri ada 10 PKBM dan pada acara ini diikuti 9 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan 1 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Kegiatan ini sudah dilakukan selama tiga kali, namun ini yang pertama memasukkan literasi. 

Diharapkan peserta bisa membekali diri untuk bersaing dan menumbuhkan kemandirian. Narasumber yang akan berbagi ilmu dengan peserta, ada dari Forum Tutor dan Kwarcab Gerakan Pramuka. "Kalau yang kemarin-kemarin hanya kegiatan perkemahan biasa. Untuk melatih kedisiplinan dan sebagainya namun kali ini ada literasi. Yakni memberikan insight khususnya penambahan soft skill," imbuhnya.

Sementara itu Ketua Panitia Abdur mengatakan pada kegiatan Perkemahan Literasi ini juga diisi dengan lomba-lomba. Seperti lomba yel-yel, lomba hias tenda, lomba pentas seni, lomba senam Pramuka, serta lomba kehadiran terbanyak dari masing-masing lembaga. 

Reporter: Gatot Sunarko/Editor: Widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.