05 April 2025

Get In Touch

Skincare Alami dari Toner Air Beras, Bisa Cerahkan Kulit Wajah

ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA (Lenteratoday) - Air beras memiliki manfaat untuk kecantikan, yaitu sebagai skincare toner yang dapat menyehatkan kulit. Manfaat air beras untuk wajah memang tidak bisa dianggap remeh. Pasalnya, air beras kaya akan kandungan gamma-oryzanol yang diketahui mampu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar UV. Jadi, tidak mengherankan bila air beras atau yang juga umum disebut sebagai air tajin banyak dijadikan sebagai bahan dasar kosmetik.

Belakangan ini trend toner dari air beras viral di media sosial. Namun, penggunaan air beras untuk kulit ini bukan hal yang baru.

Dilansir dari Vogue, Kamis (31/10/2024), air beras telah digunakan di Asia sebagai bahan perawatan kulit dan rambut. Sejak 2000 tahun yang lalu, wanita di Jepang, Tiongkok, dan Korea telah mengandalkan ramuan air beras ini untuk menciptakan kulit yang halus.

Hal ini karena beras mengandung senyawa fenolik, betain, squalene, dan bekatul yang dapat memutihkan dan melembabkan kulit. Selain itu, air beras ini berfungsi sebagai anti-aging, anti-inflamasi, dan fotoprotektif.

Walaupun kini sudah banyak skincare yang mengandung air beras dalam produknya, tetapi masih banyak orang-orang yang mengolah air beras secara manual sebagai toner.

Merangkum dari SkinBae, simak manfaat toner dari air beras:

  1. Menghidrasi kulit

Toner air beras kaya akan mineral dan vitamin yang bermanfaat untuk menyeimbangkan lapisan kelembaban alami kulit. Hasilnya, kulit menjadi lebih berisi, lebih lembut, bahkan menjadi lebih cerah.

  1. Berfungsi sebagai eksfoliator

Toner air beras dapat mengangkat sel kulit mati dan mendorong pergantian sel. Hal ini dapat membuat produk skincare lain menjadi lebih meresap dan menunjukkan hasil yang lebih baik.

  1. Mengembalikan keseimbangan pH kulit

Toner beras ini dapat membantu mengatur tingkat pH kulit. Kulit yang memiliki pH seimbang akan lebih mampu melawan bakteri sehingga kulit secara keseluruhan menjadi lebih sehat.

  1. Warna kulit menjadi lebih merata

Selain mengatur tingkat pH kulit, toner air beras dapat membuat kulit cerah secara alami. Hal ini karena toner air beras kaya akan asam kojic. Asam kojic akan membantu mengurangi hiperpigmentasi, bintik-bintik akibat matahari, lingkaran hitam, dan menghasilkan warna kulit yang lebih merata dan bercahaya.

  1. Meningkatkan kolagen

Kolagen sangat penting untuk menjaga elastisitas dan kekencangan kulit. Kabar baiknya, toner air beras mengandung inositol yang dapat meningkatkan produksi kolagen. Dengan penggunaan rutin, toner air beras dapat membantu mengurangi munculnya kerutan dan garis-garis halus.

  1. Menenangkan iritasi kulit

Toner air beras memiliki sifat anti peradangan sehingga dapat membantu meredakan kemerahan, menenangkan jerawat, dan bahkan mengurangi gejala eksim dan rosacea.

Cara membuat toner air beras di rumah

Toner air bersih dapat dibuat sendiri di rumah. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Ambil 2 cup beras
  2. Cuci bersih beras sebanyak 3 kali
  3. Pada pencucian ke-3, tambahkan 4 gelas air
  4. Aduk beras selama 1 menit
  5. Tuang air beras ke dalam gelas atau toples kaca
  6. Simpan air beras di dalam kulkas selama 7 hari
  7. Setelah 7 hari, toner air beras siap digunakan

Anna Claudia Butera, dokter kulit yang bekerja sama dengan Ibsa Derma, menyampaikan dalam membuat toner air beras sebaiknya beras yang digunakan adalah beras mentah yang belum diolah. Hal ini dikarenakan beras biasa biasanya sudah dimurnikan dan menyebabkan beras kekurangan nutrisi.

Cara penggunaan air beras untuk kulit

Air cucian beras dapat digunakan secara langsung ke kulit. Namun, air ini sebaiknya larutkan dulu dengan air bersih baru direbus dan difermentasikan.

Dikutip dari Healthline (18/1/2019), ada tiga cara menggunakan air cucian beras. Pertama, bilas beras sampai bersih dan ambil airnya. Rebus air tersebut sampai mendidih. Encerkan dengan air biasa sebelum digunakan.

Kedua, rendam beras dalam air selama 30 menit. Kemudian, pisahkan beras dan air dengan saringan. Dinginkan air beras sebelum digunakan.

Ketiga, fermentasikan air bekas rendaman beras dalam toples. Diamkan dalam suhu kamar selama satu atau dua hari. Masukkan ke kulkas jika berbau asam. Encerkan dengan air biasa sebelum digunakan.

Air ini bisa dipakai untuk mencuci wajah, diusapkan ke wajah dengan kapas, atau dipakai untuk merendam tisu tebal sebagai masker wajah.

Air cucian beras juga bisa digunakan untuk berendam maupun luluran dengan menambakan minyak esensial, garam laut, dan potongan jeruk.

Co-Editor: Nei-Dya

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.