05 April 2025

Get In Touch

Usai Latihan, Pesilat di Jombang Babak Belur Dikeroyok Lima Pemuda

Korban (baju putih) saat dikeroyok di depan rumah warga, Minggu (10/11/2024) dini hari. (Tangkap layar/Lenteratoday)
Korban (baju putih) saat dikeroyok di depan rumah warga, Minggu (10/11/2024) dini hari. (Tangkap layar/Lenteratoday)

JOMBANG (Lenteratoday) - Apes menimpa Candra Harisandi (20), warga Dusun Pagotan Desa Keplaksari Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang. Sepulang latihan silat, dia dibuntuti lima orang pemuda dan dikeroyok hingga babak belur. Kasusnya kini ditangani Polsek Peterongan.

Candra mengaku, pengeroyokan terjadi Minggu (10/11/2024) dini hari di Dusun Pajaran, Desa/Kecamatan Peterongan. Kejadian bermula saat dirinya pulang latihan silat dari Kecamatan Jogoroto bersama dua orang temannya dengan mengendarai dua motor.

Saat itu, posisi Candra sedang dibonceng. Sebelum Candra pulang ke rumah, terlebih dulu mengantar temannya ke Desa Plosokerep Kecamatan Sumobito. Saat dalam perjalanan ke Dusun Pagotan, baru sampai Dusun Pajaran, itulah tiga remaja ini dibuntuti oleh lima orang yang mengendarai dua sepeda motor.

Sial, motor korban kehabisan bahan bakar. Korban kemudian mendorong motornya hingga ke penjual bensin. Ketika itulah, lima pemuda mendekat dan langsung menyerang.

Dua teman Candra yang ketakutan tancap gas menyelamatkan diri. Tinggal Candra sendirian di jalan desa tersebut. Candra pun dihajar ramai-ramai oleh lima pelaku. Korban berteriak minta tolong pada dini hari yang sepi itu.

Lima pelaku ini kabur setelah ada warga yang menolong Candra. Namun kondisi Candra sudah parah. Dia menderita luka di mata kiri, kepala belakang, serta leher sebelah kanan. “Mereka beralasan meminta jaket yang saya pakai,” kata Candra.

Candra mengaku sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Peterongan. "Saya dikeroyok. Saya berteriak minta tolong ke warga. Hingga akhirnya ada warga yang datang, lalu pelaku kabur,” kata Candra, Minggu (10/11/2024) malam.

Atas laporan tersebut, petugas Polsek Peterongan sudah mendatangi lokasi guna melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Polisi juga meminta keterangan saksi, termasuk Candra sebagai pelapor

"Kami masih mendalami kasus ini, termasuk mempelajari CCTV di sekitar lokasi, guna mengungkap pelakunya," kata Kapolsek Peterongan Iptu Solikhin Budi Santoso, Senin (11/11/2024).(*)

Reporter : Sutono | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.