05 April 2025

Get In Touch

Tim Bonus Laporkan Dugaan Politik Uang pada Pengajian Hari Santri di Kota Madiun

Ketua tim pemenangan Paslon Bonus, Sukriyanto melaporakan dugaan politik uang saat pengajian Hari Santri Nasional (HSN) di Madiun.
Ketua tim pemenangan Paslon Bonus, Sukriyanto melaporakan dugaan politik uang saat pengajian Hari Santri Nasional (HSN) di Madiun.

MADIUN (Lenteratoday) - Tim Pemenangan Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun, Bonnie Laksmana dan Bagus Rizky Dirnawan (Bonus) melaporkan dugaan politik uang, saat pengajian dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 yang menghadirkan dai kondang asal Bojonegoro ke kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat.

Ketua tim pemenangan Bonus, Sukriyanto mengatakan jika dalam acara yang digelar pasangan calon (paslon) Maidi-F Bagus Panuntun pengajian akbar di Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Manguharjo, Jumat(25/10/2024) malam telah terjadi dugaan politik uang. Hal itu terungkap, berdasarkan video kegiatan yang beredar di media sosial.

“Yang kita laporkan adalah penyebaran uang yang dilakukan oleh pak kyai, itu kan kelihatan dalam video sumber uangnya dari mana, ada juga dari paslon,” kata Sukriyanto, Senin(28/10/2024).

Sukriyanto juga mengatakan ada keterlibatan anak-anak dalam acara tersebut, yang seharusnya tidak boleh dilibatkan dalam acara kampanye meskipun dibungkus dengan acara pengajian.

“Kita juga akan laporkan paslon, yang saat itu memberikan uang kepada pak kyai,” ujarnya.

Saat ini, Sukriyanto menyerahkan proses laporan itu ke Bawaslu. Apakah kasus ini bisa berlanjut atau tidak, karena semuanya adalah kewenangan dari Bawaslu.

“Apakah itu memenuhi unsur? Kita berikan seluas-luasnya semuanya, itu wilayah kewenangannya Bawaslu. Kalau Bawaslu mengatakan tidak memenuhi unsur ya monggo, kita harus hormati keputusan Bawaslu, mereka sudah bekerja,” jelas Sukriyanto.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Madiun, Wahyu Sesar Tris Sulistyo Nugroho membenarkan laporan tersebut dan saat ini masih dalam proses pendalaman.

“Saat ini kami masih dalami laporan tersebut, nanti jika sudah ada perkembangan akan segera kami informasikan,” ucapnya.

Repoter: Wiwiet Eko Prasetyo/Editor: Ais

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.