04 April 2025

Get In Touch

Pilbup Kediri 2024, KPU Terima Logistik Surat Suara dan Ratusan Personel TNI-Polri Amankan Debat Paslon

Logistik kertas suara Pilbup Kediri 2024 saat sampai di Gudang KPU Kabupaten Kediri.
Logistik kertas suara Pilbup Kediri 2024 saat sampai di Gudang KPU Kabupaten Kediri.

KEDIRI (Lenteratoday) - KPU Kabupaten Kediri menerima logistik surat suara untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri 2024, Rabu(23/10/2024) siang. Total sebanyak 1.289.000 lembar kertas suara, tiba di gudang KPU Kabupaten Kediri di jalan raya Gempengrejo sekitar pukul 12.00 WIB.

Kedatangan kertas suara ini sehari sebelumnya diinformasikan Komisioner KPU Divisi Sosdiklih Parmas, Eka Septiawan saat gathering dengan awak media, Selasa(22/10/24).

“Kita akan menerima surat suara untuk Pilbup Kediri 2024 sebanyak 1.289.000 lembar, kalau surat suara untuk Pilgub masih belum ada informasi kapan pengirimannya,” ujar Eka.

Selain surat suara Eka mengungkapkan KPU Kabupaten Kediri telah menerima sejumlah logistik untuk Pilkada serentak 2024, antara lain kotak suara sebanyak 4.748 buah, bilik suara 28.176 lembar, tinta 4.696 botol, segel 117.049 buah.

“Selain itu ada kabel ties 28.176 buah dan sampul biasa 37.701 buah,” ujarnya.

Mengenai acara debat publik paslon yang akan dilaksanakan di Gedung IKCC Hotel Insumo, Kamis(24/10/24) pukul 19.00 WIB, Eka mengungkapkan KPU sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan dalam hal ini TNI dan Polri yang akan melakukan pengamanan ketat mulai di area sekitar hingga gedung lokasi debat.

Sebanyak 250 personel, akan melakukan pengamanan secara terbuka dan tertutup. Semua orang yang masuk lokasi debat akan diperiksa secara teliti, tidak boleh membawa senjata tajam, korek dan spanduk. Dan diharapkan datang 30 menit sebelum debat dimulai.

“Materi debat tidak boleh keluar dari RPJMD Kabupaten Kediri 2025-2045, sesuai visi misi para paslon saat melakukan pendaftaran ke KPU dan debat lebih ke penajaman,” paparnya.

Ada lima tema debat yakni Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Pelayanan Kependudukan dan Good Governance. Sementara debat dibagi menjadi 6 sesi, Pemaparan visi misi paslon, Pendalaman visi misi paslon (2 pertanyaan dari panelis), Pendalaman visi misi paslon (3 pertanyaan dari penelis), Tanya jawab antar-paslon (1 Pertanyaan dilarang keluar dari Tema Debat), Tanya jawab antar-paslon (1 Pertanyaan dilarang keluar dari Tema Debat) dan Closing Statement.

Ditanya siapa panelis pada pelaksanaan debat, Eka Septiawan, tidak berani menjawab dengan dalih belum ada izin dari Ketua KPU Nanang Qosim.

“Saya tahu, tapi harus bertanye kepada ketua, kalau boleh nanti saya informasika di website KPU Kabupaten Kediri,” kilahnya.

Reporter: Gatot Sunarko/Editor: Ais

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.