05 April 2025

Get In Touch

Command Center Gresik Tangani Puluhan Pengaduan Setiap Harinya

Command Center Gresik Tangani Puluhan Pengaduan Setiap Harinya

GRESIK (Lenteratoday) - Sejak diresmikan 29 September 2024 lalu, Command Center Gresik langsung dioptimalkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai macam laporan. Dalam sehari, Command Center yang dibangun di Kantor Bupati Gresik tersebut melayani puluhan pengaduan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gresik, Aminatun Habibah meninjau langsung kegiatan operasional di Command Center, Selasa (1/10/2024). Kunjungan ini untuk memastikan bahwa layanan publik yang sudah terintegrasi ini dapat berjalan efektif dan responsif.

"Saya ingin memastikan sendiri bagaimana alur laporan dari masyarakat ditangani, terutama seberapa cepat respons yang diberikan oleh petugas ketika ada situasi darurat. Semua harus berjalan dengan lancar, tanpa hambatan, karena pelayanan publik yang prima adalah prioritas kami," ujar Bu Min, sapaan akrab Aminatun Habibah.

Salah satu layanan penting yang turut ditinjau Bu Min adalah Call Center 112, yang merupakan layanan tanggap darurat berbasis panggilan telepon. Pada kesempatan tersebut, Bu Min secara langsung menguji keandalan sistem dengan mencoba menghubungi Call Center 112. Saat sambungan tersambung, dirinya mengikuti seluruh prosedur yang dilalui masyarakat ketika menyampaikan aduan. Mulai dari verifikasi data, pencatatan laporan, hingga langkah penanganan awal yang dilakukan oleh operator Command Center.

Hasil simulasi menunjukkan bahwa layanan 112 yang telah terintegrasi dengan Command Center mampu merespons laporan dengan cepat, baik untuk kategori darurat seperti kebakaran, kecelakaan, maupun laporan darurat lainnya.

Data mencatat, sejak diresmikannya Command Center, jumlah laporan masyarakat yang masuk menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Data dari tim operator mencatat terdapat 115 laporan dan rata-rata 10 laporan perhari dalam kurun waktu 7 hari sejak diresmikan. Lonjakan laporan ini terkait berbagai isu, mulai dari permasalahan layanan publik hingga situasi darurat.

"Peningkatan ini bentuk kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan Command Center sebagai sarana pelaporan kedaruratan yang lebih mudah diakses dan dapat diandalkan. Kami harap tidak ada prank call dari masyarakat," tandasnya.

Layanan 112 ini bukanlah hal baru di Gresik, karena sudah aktif sejak 2021. Namun dengan adanya Command Center, layanan menjadi terintegrasi secara penuh sehingga semua laporan yang masuk dapat langsung diproses di sini. Ini memungkinkan penanganan yang lebih cepat, karena semua sistem sudah terkoneksi dalam satu jaringan.

Pada kesempatan yang sama, Bu Min juga mengecek tampilan CCTV lalu lintas yang terhubung dengan Command Center. Hal ini lantaran kedepan Command Center juga akan dikembangkan menjadi pusat kendali data yang memonitor berbagai sektor pelayanan publik lainnya, termasuk keamanan lingkungan, hingga pengawasan lalu lintas.

Sebelumnya, pada saat peresmian, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani berharap dengan adanya Command Center bisa membantu memberikan  pelayanan administrasi pemerintahan maupun layanan publik. Selain itu, dengan memanfaatkan kecepatan teknologi, kegiatan ini dapat dipantau oleh pimpinan secara realtime.

"Harapan kami, pelayanan masyarakat dapat lebih cepat dan tepat dalam pengambilan keputusan. Kita semua juga harus dapat menyaring informasi yang benar agar masyarakat tidak menyalahgunakan pelayanan ini," jelas Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap konsep yang diterapkan oleh Command Center ini. Menurutnya, hanya dengan berada dalam satu ruangan, masyarakat dapat mengetahui banyak informasi.

Sebagai tambahan informasi, terdapat 11 OPD yang tergabung dalam Command Center ini. Mereka akan berkolaborasi untuk melayani masyarakat. OPD itu di antaranya Dinas Kominfo Gresik, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas PUTR, Dinas Damkarla, Dinas CKPKP, Dinas Sosial, Dinas KBPP&PA, Dinas Satpol PP, Dinas BPBD, dan Dinas Lingkungan Hidup. (ADV/Asepta)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.