05 April 2025

Get In Touch

Pemkot Kediri Komitmen Optimalisasi Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar

Pj Wali Kota Zanariah saat memberikan apresiasi kepada pengawas inspiratif bagi yang sudah purna maupun pengawas yang masih aktif pada jenjang PAUD.
Pj Wali Kota Zanariah saat memberikan apresiasi kepada pengawas inspiratif bagi yang sudah purna maupun pengawas yang masih aktif pada jenjang PAUD.

KEDIRI (Lenteratoday) - Menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas itu suatu hal yang penting dan tidak boleh diabaikan. Menyadari hal ini Pemkot Kediri terus berkomitmen mendukung berbagai program peningkatan kualitas pendidikan.

Salah satu upaya dilakukan dengan mendorong Peningkatan Kapasitas Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) dan Optimalisasi Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM). Kegiatan yang berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Kota Kediri dibuka langsung PJ Wali Kota Zanariah, Rabu (25/9/2024).

Menghadirkan narasumber Kepala Bagian Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur Rizqi dan Helpdesk Sulingjar Dinas Pendidikan Kota Kediri Shandy Hasmy.

“Lingkungan belajar meliputi berbagai aspek, mulai dari fisik, sosial, hingga psikologis. Setiap aspek ini berperan besar dalam menciptakan suasana yang mendukung proses belajar-mengajar. Maka, Sulingjar akan membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan lingkungan belajar di masing-masing satuan PAUD,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Zanariah menuturkan PMM ini juga hadir sebagai jawaban atas tuntutan pembelajaran lebih fleksibel, relevan, dan berpusat pada peserta didik. Platform ini merupakan ekosistem digital dirancang untuk mendukung guru, kepala sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka.

Dengan mengoptimalkan pemanfaatannnya, dapat mewujudkan transformasi pendidikan lebih baik. “Diharapkan dapat melahirkan generasi cerdas, kreatif, mandiri, berkarakter, memiliki kemampuan berpikir kritis serta berinovasi, sehingga siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

Kurikulum merdeka tidak hanya bertujuan memberikan kebebasan dalam pembelajaran, tetapi juga mendorong setiap sekolah dan tenaga pendidik lebih inovatif dan kreatif mengelola proses belajar-mengajar.

“Mari kita terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kurikulum merdeka. Termasuk dalam bentuk pelatihan dan pendampingan bagi guru, pengembangan infrastruktur sekolah, serta memastikan setiap peserta didik memiliki akses adil dan setara terhadap pendidikan berkualitas,” ucapnya.

Di akhir sambutan, Pj Wali Kota Kediri juga mengingatkan penyelenggaraan acara ini untuk memastikan setiap pihak yang terlibat proses pendidikan memiliki pemahaman dan dukungan yang tepat.

Di sisi lain perlu diingat, semua pihak memiliki tanggung jawab dalam memastikan kurikulum merdeka berjalan efektif dan memberikan hasil yang diharapkan. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dari semua pihak, baik pemerintah, sekolah, guru, orangtua, dan masyarakat.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam acara ini. Semoga diskusi dan kerja sama yang terjalin di sini akan menghasilkan langkah-langkah konkret dalam mengoptimalkan implementasi kurikulum merdeka sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Kediri,” tutupnya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan pemberian apresiasi kepada pengawas inspiratif bagi pengawas yang sudah purna maupun pengawas yang masih aktif pada jenjang PAUD. Para pengawas tersebut yaitu Sunyoto, Sri Eko Agustini, Kosan Redjo, Suminah, Djoko Purnomo, dan Warni.

Turut hadir, Kepala Dindik Anang Kurniawan, Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Dyah Mujiati, Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Wiwik Tatik Sri Asmoro, serta operator TK se-Kota Kediri. (*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.