
JOMBANG (Lenteratoday) - Kebakaran hebat melanda lahan tebu seluas 1,5 hektar milik, M Faruq di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Kamis(22/8/2024) malam.
Diduga musibah tersebut disebabkan api pembakaran sampah di dekat lokasi, yang kemudian merembet ke lahan tebu.
Kebakaran lahan tebu sempat membuat masyarakat waswas, karena amukan si jago merah yang berkobar nyaris menjilat kabel listrik bertegangan tinggi yang berada di dekat lokasi.
Selain itu, lahan tebu berada di tepi jalan raya membuat asap tebal menganggu para pengguna jalan yang melintas.
"Kalau tidak hati-hati pengguna jalan bisa celaka, karena pandangan terganggu," kata Abdiga Muhammad, salah satu pengguna jalan.
Tidak ada korban luka maupun korban jiwa pada kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Warga yang melihat kobaran api, segera melaporkan ke petugas pemadam kebakaran. Satu unit kendaraan meluncur ke lokasi, untuk memadamkan api.
Begitu tiba di lokasi, para petugas langsung melakukan pemadaman. Tiga jam kemudian amukan api berhasil dikendalikan.
Dugaan sementara, kebakaran tersebut berasal dari pembakaran sampah di sekitar lokasi.
“Api kami jinakkan setelah tiga jam upaya pemadaman, hampir saja membakar kabel listrik bertegangan tinggi,” ujar petugas pemadam kebakaran Pos Mojoagung, Rizal Fajar Risdianto.
Rizal menduga kebakaran disebabkan pembakaran sampah yang berada di dekat lokasi kejadian. Diduga api pembakaran sampah yang belum padam, merembet ke lahan tebu. Dibarengi kuatnya embusan angin, api pun segera membesar dan membakar lahan tebu .
“Makanya kami berharap, kalau membakar sampah jangan meninggalkannya ketika api belum benar-benar padam. Karena bisa menyebabkan kebakaran,” kata Rizal.
Reporter: Sutono/Editor: Ais