04 April 2025

Get In Touch

Peresmian Jembatan Jongbiru Disambut Antusias Rakyat

Bupati Kediri Hanin dhito Himawan Pramana (kemeja batik berkacamata) bersama Forkopimda melintas jalan kaki di Jembatan Jong biru yang baru diresmikan.
Bupati Kediri Hanin dhito Himawan Pramana (kemeja batik berkacamata) bersama Forkopimda melintas jalan kaki di Jembatan Jong biru yang baru diresmikan.

KEDIRI (Lenteratoday) - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menuntaskan programa prioritas pembangunan Jembatan Jongbiru yang dimulai enam bulan lalu. Jembatan tersebut diresmikan langsung bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini, Jumat (26/7/2024).

Perbaikan jembatan yang mangkrak dan dibongkar 7 tahun lalu ini menjadi harapan baik masyarakat Kabupaten maupun Kota Kediri. Harapan itu bisa terlihat dari antusiasme masyarakat yang mengikuti peresmian tersebut. Baik yang di sisi timur maupun sisi barat Jembatan Jongbiru yakni di wilayah Desa Jabon, Kecamatan Banyakan.

“Alhamdulillah jembatan yang sudah, terputus selama 7 tahun, hari ini sudah terhubung kembali, Jumat tanggal 26 Juli persis tadi jam 10 lewat 55 menit sudah kita resmikan, maka setelah ini silakan seluruh warga Kediri baik kota maupun kabupaten menikmati kembali Jembatan Jongbiru,” kata Mas Dhito.

Dalam acara peresmian itu masyarakat yang makan dan minum di warung pecel di sepanjang jalan Jongbiru digratiskan alias tidak membayar, karena semua makan dan minum pada hari itu ditanggung sang Bupati.

Mas Dhito menuturkan, Jembatan Jongbiru menghubungkan Desa Jongbiru dengan Desa Jabon, tapi setelah Jabon sudah langsung wilayah Kota Kediri jadi sebenarnya secara hakikat menghubungkan kota dengan kabupaten.

“Maka dalam sebuah cerita masa lampau jembatan ini adalah jembatan tempat kapal-kapal Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Hayam Wuruk (Raja Hayam Wuruk) pada masa itu menyandarkan kapalnya di dermaga di sini, nah disebut jembatan ini adalah jembatan urat nadi menghubungkan nadi kabupaten dengan Kota Kediri,” terangnya.

Dia menambahkan, dengan pemfungsian Jembatan Jongbiru juga meningkatkan aksesbilitas masyarakat menuju kawasan Bandara Kediri. Kendaraan dari arah utara yang menuju bandara tidak perlu lagi memutar di Jembatan Semampir. Jadi bisa mempersingkat waktu tempuh.

Peresmian jembatan ini direspon positif Yoyok, driver ojol Grab. “Harapanke depan tuh lebih lancar untuk transportasinya,” ujarnya.

Lebih lanjut pihaknya menyampaikan, sekarang lebih cepat (mempersingkat waktu, kirim order jadi cepat) sebab sebelumnya jika hendak ke timur sungai dari lingkungan setempat begitupun sebaliknya harus memutar, akses barat sungai ke timur sungai jadi lebih cepat dan juga menguntungkan bagi driver ojol. (*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.