04 April 2025

Get In Touch

Ngeri! Dark Web Jual Data TNI dan Polri (Koran Rabu, 26/6/2924)

https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/06/26062024.pdf">

BELUM beresnya serangan siber ke Pusat Data Nasional (PDN) yang dikelola Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berbuntut panjang. Data Indonesia Automatic Finger Identification System (INAFIS) milik Polri dan Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI diduga ikut diobok-obok hacker. Tersebar juga di dark web, database DPR yang berisi data para politisi yang ada di Senayan, Jakarta. Ngerinya, data penting dari sejumlah lembaga pemerintahan dikabarkan ditransaksikan di web gelap atau dark web seharga US$ 1.000 hingga US$ 7.000 atau hingga sekitar Rp 114,72 miliar (asumsi kurs Rp 16.389 per dolar AS). Terlalu sering terjadi pembobolan data di instansi pemerintahan menjadikan RI darurat keamanan siber. Akankah negara mampu melindungi data-data pribadi milik warga? Atau tetap bakal menjadi olok-olokan dengan julukan 'negara open source'?BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/06/26062024.pdf

[3d-flip-book id="186216" ][/3d-flip-book]
Share:
Lentera.co.
Lentera.co.