06 April 2025

Get In Touch

VOI 2024 : Dari Kota Malang Karya Desainer Lokal ke Kancah Internasional

Desainer lokal sekaligus Founder & Project Director Value of Indonesia (VoI) Fashion Day, Andy Sugix (kaos hitam) bersama para model yang mengenakan busana rancangannya, Sabtu (22/6/2024). (Santi/Lenteratoday)
Desainer lokal sekaligus Founder & Project Director Value of Indonesia (VoI) Fashion Day, Andy Sugix (kaos hitam) bersama para model yang mengenakan busana rancangannya, Sabtu (22/6/2024). (Santi/Lenteratoday)

MALANG (Lenteratoday) - Value of Indonesia (VoI) Fashion Day 2024, yang diprakarsai oleh desainer lokal, Andy Sugix, bertekad membawa karya desainer lokal ke panggung internasional. Acara ini merupakan realisasi dari impian Andy Sugix untuk mengangkat industri fashion lokal ke level global, dengan melibatkan desainer muda dan inovatif dari seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Andy mengatakan perjalanan karirnya dimulai dengan mengikuti berbagai kompetisi fashion sejak masa kuliah. Kemenangan dalam kompetisi-kompetisi tersebut akhirnya membawa Andy untuk hijrah ke Ibu Kota Jakarta. Namun, impiannya menjadi desainer di Jakarta tidak berjalan mulus, sehingga ia memutuskan kembali ke Kota Malang.

Di Kota Malang, Andy bertekad untuk mengembangkan industri fashion lokal yang kala itu masih minim peminat. Pada tahun 2010, ia menginisiasi gelaran Value of Indonesia (VoI) dengan mengundang beberapa desainer papan atas untuk turut serta.

"VoI dulunya hanya diadakan dua tahun sekali dan sempat hiatus selama lima tahun. Namun, sekarang kami berinisiatif untuk menjadikannya acara tahunan yang diperhitungkan," ungkap Andy Sugix, dalam acara Media Viewing VoI Fashion Day 2024, Sabtu (22/6/2024).

Seiring berjalannya waktu, pengalaman Andy mengikuti gelaran fashion show di berbagai negara seperti Hongkong, Singapura, dan Malaysia memberinya inspirasi untuk menggelar acara serupa di Kota Malang.

"Saya berpikir, saya kayaknya bisa membuat gelaran seperti ini di kota saya sendiri, di Malang. Saya melihat banyak sekali media yang meliput, dan saya ingin seperti itu di kota saya sendiri," kata Andy.

Lebih lanjut, Andy menyebutkan VoI Fashion Day 2024 akan berbeda dari gelaran sebelumnya. Pasalnya, Andy menyebut bahwa dulu acara ini lebih idealis dan berfokus pada dirinya sendiri.

"Kini, kami membuka kesempatan bagi desainer lain untuk menampilkan karya mereka. Kami juga akan menampilkan karya siswa SMK dan menggandeng desainer dari berbagai daerah di Indonesia. Kami melihat potensi bisnis di kalangan Gen-Z, sehingga fokus pada segmen ini," jelasnya.

Selain itu, VoI juga berencana untuk membantu memasarkan karya para desainer lokal ke luar negeri. "Semua finalis akan mendapatkan sertifikat, dan pemenang akan mendapatkan beasiswa. Kami ingin membuka peluang bisnis internasional bagi mereka," tukasnya.

Sebagai informasi, VoI Fashion Day 2024 mengangkat tema "Victorian Splendor", yang terinspirasi dari era kekuasaan Ratu Victoria I di Inggris (1840-1912). Tema ini dipilih karena mencerminkan perkembangan gaya busana yang sangat pesat pada masa itu, tanpa menghilangkan ciri khasnya.

Acara puncak ke-6 dari VoI Fashion Day 2024 akan dilaksanakan pada tanggal 7 Juli 2024 di Auditorium Lantau 7 Malang Creative Center (MCC) dan terbuka untuk umum. Acara ini juga akan melibatkan 34 desainer lokal Indonesia yang siap menampilkan karya terbaik mereka. (*)

Reporter: Santi Wahyu | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.