07 April 2025

Get In Touch

Trump Sebut Hakim Persidangan Setan, Usai Divonis Bersalah Atas 34 Dakwaan

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

NEW YORK (Lenteratoday) - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhirnya buka suara usai divonis bersalah atas 34 dakwaan pemalsuan dokumen. Kasus ini terkait pembayaran uang tutup mulut kepada seorang mantan bintang porno selama Pilpres 2016 lalu.

Dia memberikan kritik tajam kepada hakim persidangan, Juan Merchan. Dikutip Sabtu (1/6/2024) Trump awalnya bicara terkait persidangan yang berjalan di New York sangat tidak adil. Dia mengaku tidak diperbolehkan mengajukan beberapa ahli.

"Sejauh persidangannya, itu sangat tidak adil. Kami tidak diperbolehkan menggunakan ahli pemilu kami dalam keadaan apa pun. Anda lihat apa yang terjadi pada beberapa saksi yang ada di pihak kami, mereka benar-benar disalib oleh orang ini," kata dia.

Trump kemudian mengkritik Hakim Juan Merchan. Dia menyebut Juan Merchan setan. "Dia terlihat seperti malaikat, tapi sebenarnya dia setan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Donald Trump juga mengecam Juan Merchan. Dia menyebut Juan Merchan bermasalah."Tidak pernah ada hakim yang lebih berkonflik," kata Trump.

"Sekarang, saya berada di bawah perintah pembungkaman, yang belum pernah dilakukan oleh siapa pun, tidak ada calon presiden yang pernah berada di bawah perintah pembungkaman sebelumnya. Saya berada di bawah perintah pembungkaman, perintah pembungkaman yang buruk, di mana saya harus membayar denda ribuan dolar dan diancam dengan penjara," sambung dia.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 12 anggota dewan juri pengadilan New York, setelah melakukan pertimbangan selama dua hari, menyatakan Trump bersalah atas 34 dakwaan pidana yang dijeratkan terhadapnya dalam persidangan pada Kamis (30/5) waktu setempat.

Secara garis besar, Trump dinyatakan bersalah telah memalsukan dokumen untuk menutupi pembayaran uang tutup mulut sebesar US$ 130.000 guna membungkam seorang mantan bintang porno bernama Stormy Daniels menjelang pilpres 2016 lalu.

Sumber: reuters,ist/Editor: widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.