05 April 2025

Get In Touch

Tersangka Pembakar Mobil Via Vallen Mengaku Sakit Hati

Atraksi Via Vallen di atas panggung (Ist)
Atraksi Via Vallen di atas panggung (Ist)

Ada fakta baru terungkaptentang insiden pembakaran mobil Via Vallen yang dilakukan orang tak dikenal.

Pelaku pembakaran yang diketahui bernama Psempat mengaku bahwa ia kecewa terhadap keluarga Via Vallen.

Seperti yang disampaikan kepada pihakkepolisian, pelaku mengatakan bahwa ia sakit hati karena diusir keluargaVia Vallen sambil menyebut bahwa penampilannya lusuh dan kotor.

Hal itu diperkuat dengan pengakuan dari Supri sipemilik warung kopi yang berlokasi di sekitar lokasi kejadian.

Menurut keterangan, sosok P telah berada disekitar rumah Via Vallen selama 10 hari belakangan dan kerap berpindah-pindahtempat untuk tidur.

"Kalau saya lihat itu Kamis malam terusJumat minta duduk dan makan di masakan padang, tanya saya dari mana, terus belirokok, terus saya tanya asli mana, dia jawab lahir di Sabah Besar di Aceh,"ujarnya.

"Dia sering bilang pengen ketemu ViaVallen, dia jawab 'saya minta hak ku pak ada aja kalau dikasih saya pergi kalautidak dikasih lihat aja nanti'. Tinggalnya di mana-mana itu, kadang di warungkopi kadang di sini malam tidak ada pagi tidak ada," sambungnya.

Menurut rekaman CCTV yang diunggah Via Vallen,pelaku berjalan mendekati mobil Via Vallen dengan membawa bungkusan.

Dalam hitungan detik, mobil Via Vallen punterbakar habis dan pelaku melarikan diri lewat jalan sawah setelah melihatmobil mulai terbakar.

Insiden ini membuat Via Vallen dan keluargapanik dan langsung menelepon petugas Damkar yang sayangnya baru datang sejamsetelahnya (Ist). 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.