05 April 2025

Get In Touch

Pj Wali Kota Malang Tegaskan Trotoar Kayutangan Heritage Steril dari Pertunjukan Musik

Salah satu pertunjukan seni di trotoar Kayutangan Heritage. (Dok. Istimewa)
Salah satu pertunjukan seni di trotoar Kayutangan Heritage. (Dok. Istimewa)

MALANG (Lenteratoday) - Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dengan tegas menyatakan trotoar Kayutangan Heritage akan disterilkan dari kegiatan pertunjukan musik.

Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap keluhan masyarakat. Trotoar dibangun bagi pejalan kaki, guna menjaga ketertiban dan keselamatan di area tersebut.

Wahyu menegaskan, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Malang No. 2 Tahun 2012 tentang Ketertiban Umum dan Lingkungan, maka tidak ada toleransi untuk kegiatan apa pun di trotoar.

"Kemarin-kemarin kami memang masih memberikan toleransi untuk bisa menggunakan (trotoar) di Kayutangan Heritage. Tapi ternyata di sisi lain ada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang di dalam Kampoeng Heritage Kajoetangan, mereka merasa keberatan. Karena akhirnya yang dilihat orang-orang kan yang ada di koridor, gak masuk ke kampung," ujar Wahyu, saat dikonfirmasi awak media, Jumat (29/3/2024).

Keputusan untuk mensterilkan area trotoar dari pertunjukan musik kian menguat. Usai adanya insiden beberapa pengunjung anak-anak yang hampir terserempet oleh kendaraan, akibat akses trotoar yang dipenuhi oleh kegiatan lainnya.

Dalam evaluasi terhadap situasi ini, Wahyu menekankan, pertunjukan musik tetap diperbolehkan, namun harus dilakukan di dalam kafe-kafe yang berada di koridor Kayutangan Heritage. "Jadi mereka masih bisa tampil di dalam kafe. Intinya asalkan tidak menggunakan trotoar. Karena kalau tidak di trotoar, kita kan enak menikmatinya," tambahnya.

Selain itu, Wahyu menyampaikan, Pemkot Malang juga telah berupaya untuk berkomunikasi dengan pengelola Gedung Kesenian Gajayana, untuk menampung komunitas seni musik, dengan jadwal yang teratur sesuai dengan jenis musiknya.

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa trotoar tetap bebas dari gangguan dan memberikan pengalaman wisata yang lebih aman dan menyenangkan bagi pengunjung Kayutangan Heritage.

"Termasuk saya juga meminta ke Pak Kadisporapar, agar nanti mengenalkan ada paket paket kepada widatawan, jadi semisal hari Senin ada pertunjukan A, B, C. Jadi kita bisa arahkan ke gedung ini.
Supaya pengunjung juga bisa menikmati yang ada di dalam kampung, bukan di koridornya saja," tegas Wahyu.

Reporter: Santi Wahyu/Editor:widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.