07 April 2025

Get In Touch

Menag : Ada 176.067 Calon Jamaah Haji Reguler Sudah Lunas Bipih

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengikuti rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Kamis (14/3/2024).
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengikuti rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Kamis (14/3/2024).

JAKARTA (Lenteratoday) - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menyebut total calon jamaah haji reguler yang sudah melunasi pembayaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebanyak 176.067 orang. Sehingga, masih terdapat 34.996 calon jamaah haji yang belum lunas.

"Sisa kuota tersebut akan diisi untuk jemaah haji yang mengalami gagal sistem pada tahap pertama, pendamping lansia, penggabungan mahram, dan pendamping penyandang disabilitas," kata Menag yang akrab dengan sapaan Gus Men saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI yang membahas persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M.di Gedung DPR RI, Senayan, Kamis (14/3/2024).

Sementara itu, calon jamaah haji khusus yang sudah melunasi pembayaran sebanyak 25.522 orang. Sehingga, masih tersisa kuota sebanyak 2.158 dengan rincian 5 kuota jamaah haji khusus dan 2.153 petugas haji khusus.

Terkait proses rekruitmen petugas haji, Gus Men menyebut sudah dilakukan bimbingan teknis terintegrasi antara petugas kloter dan petugas haji daerah. Adapun Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sudah dalam tahap akhir seleksi dan akan segera dilakukan bimbingan teknis pada akhir bulan Maret 2024.

"Proses rekruitmen tenaga pendukung PPIH Arab Saudi dari unsur warga negara Indonesia yang tinggal di Arab Saudi dan unsur mahasiswa Timur Tengah sudah selesai dilaksanakan," lanjut Gus Men.

Dalam rangka mendukung penyelenggaraan haji ramah lansia, Gus Men mengatakan telah dilakukan langkah-langkah mitigasi seperti melakukan screening kesehatan sebagai syarat pelunasan, memberikan kesempatan pelunasan bagi pendamping jamaah haji lansia pada pelunasan tahap kedua, menyiapkan fasilitas ramah lansia sejak di dalam negeri sampai dengan di Arab Saudi, menyiapkan sajian khusus bagi jemaah haji lansia, dan menyiapkan petugas khusus.

Sedangkan untuk penyedia layanan transportasi udara sudah ditetapkan dengan dua maskapai penerbangan. Dua maskapai tersebut yaitu PT Garuda Indonesia yang rencananya mengangkut 109.072 jamaah dan Saudia Airlines yang rencananya mengangkut 106.993 jamaah melalui 13 embarkasi.

"Penyiapan akomodasi di Makkah dan Madinah telah selesai. Tahapan selanjutnya adalah melakukan konfigurasi penempatan setelah selesainya proses pelunasan Jemaah Haji," lanjut Gus Men.

Terkait konsumsi, Gus Men mengatakan sedang dalam tahap penyelesaian untuk 27 kali makan di Madinah, 84 kali makan di Makkah dan 15 kali makan ditambah 1 kali snack berat di Masyair. Adapun layanan konsumsi di bandara Jeddah dialihkan ke Makkah sesuai dengan keputusan Panitia Kerja BPIH.

"Penyiapan layanan transportasi bus shalawat telah dilakukan kontrak dan telah disusun halte dan terminal untuk memudahkan layanan transportasi kepada jemaah haji selama di Makkah. Sedangkan untuk layanan antar kota dalam proses penyelesaian," ungkap Gus Men.

"Kami sampaikan terima kasih kepada pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR-RI yang terhormat atas perhatian dan dukungannya selama ini kepada pemerintah, khususnya dalam rangka peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi amal dan pengabdian kita. Amin," tutup Gus Men. (*)

Reporter : Sumitro | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.